|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/RIN
PEKANBARU - Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau yang dilaksanakan oleh BMKG dengan bekerjasama dengan berbagai instansi dan pihak terkait seperti KLHK, BRGM, TNI AU, BPBD Riau, dan PT. RAPP telah selesai dilaksanakan pada Rabu (3/7/2024) lalu. Sebelumnya, kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak 14 Juni 2024 lalu.
Budi Harsoyo, mewakili Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG mengatakan, dilakukannya OMC ini sebagai langkah preventif dalam upaya-upaya bersama untuk mitigasi bencana Karhutla.
Melalui modifikasi cuaca yang dilaksanakan BMKG, pembasahan lahan gambut dari air hujan diharapkan mampu menjaga kebasahan lahan gambut agar mengurangi tingkat kemudahan terjadinya Karhutla.
Bupati Zukri Tinjau Progres Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Terantang Manuk
Kinerja Operasional 2025, Direktur PT BSP Paparkan Pencapaian 100 Persen Target Well Service hingga Tantangan
“Hasil OMC terbukti mampu berkontribusi terhadap pembasahan lahan gambut melalui hujan,” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, hasil kegiatan OMC di Provinsi Riau selama total 20 hari operasi (14 Juni – 3 Juli), mampu meningkatkan tinggi muka air tanah (TMAT) gambut di Provinsi Riau. Evaluasi hasil OMC dapat dikonfirmasi salah satunya melalui kenaikan TMAT di area gambut.