|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/RIN
PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru terus berusaha meminimalisir penyakit TBC. Namun sayang masih ada penderita TBC yang tidak disiplin.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut.
Ia mengatakan bahkan ada penderita TBC di Pekanbaru yang sudah mendekati resistensi obat sehingga perlu tindakan lebih lanjut.
SKK Migas Sumbagut Terima Kunjungan PWI Riau, Perkuat Sinergi Sektor Migas dan Pers
821 Guru Incar Jabatan Kepala Sekolah Tingkat SLTA
Ingot mengatakan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru sudah melakukan penanganan TBC mulai sejak bulan lalu.
"Untuk penanganan TBC, kita sudah bergerak. Berkaca ke tahapan sebelumya, kita berhasil melebihi target sasaran pembinaannya," ujar Ingot dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (12/7).
Dikatakannya, persoalan TBC saat ini adalah karena tidak disiplinnya penderita TBC. Banyak di antara penderita yang tidak mengikuti treatment pengobatannya.
Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Mutasi Demi Kelancaran Gaji ASN
DED Flyover Simpang Panam Selesai, Pembangunan Masih Terkendala Pembebasan Lahan
"Dari laporan teman-teman Puskesmas, persoalannya memang ada, mungkin karena bentuk kedisiplinan ataupun ketidakteraturan dari penderita TBC," katanya.
Akibatnya, ada pasien yang memang sudah mendekati resistensi obat. Sehingga perlu tindakan lebih lanjut.
"Sebagian kecil memang penderita TBC kita untuk mengikuti treatment pengobatannya, sehingga ada beberapa pasien yang memang sudah mendekati resistensi obat. Tentu ini perlu penanganan khusus lagi," jelasnya.
Ini Juara Gebyar Dangdut II dan Lagu Pop II Cafe Nikmat Pemuda
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
Namun secara umum, kata Ingot, penanganan TBC masih dalam kondisi baik.*