|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/RIN
PEKANBARU - Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim penetapan telah melaksanakan rapat penetapan harga kelap sawit mitra swadaya. Berdasarkan hasil penetapan harga TBS kelapa sawit eriode 14 - 20 Agustus 2024) telah menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh Tim.
Kepala Dinas Perkebunan Riau Syahrial Abdi mengatakan, untuk kenaikan harga tertinggiberada dikelompok umur 9 tahun sebesar Rp 1,14/Kg ataumencapai 0,04% dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp 3.064,96/Kg dan berlaku untuk periode satu minggu kedepan.
“Dengan harga cangkang berlaku untuk satu bulankedepan dengan sebesar Rp 21,25/Kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan kedepan yaitu92,22%, harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp 90,91/kg dari minggu lalu dan harga penjualan Kernel mingguini naik sebesar Rp 426,33/kg dari minggu lalu,” katanya.
Harga Emas Antam Longsor di Akhir Pekan, Cek Daftar Lengkapnya
Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Drastis Tembus Rp37 Ribu per Kg
Ada beberapa PKS tidak melakukan penjualan, berdasarkan permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8 maka harga cpo dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila harga cpo ataukernel terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN. Harga rata-rata KPBN periode 5 s.d 11 Agustus 2024 untukCPO sebesar Rp 13.082,00/Kg sedangkan Kernel harga sebesar Rp9.111,00/Kg.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra swadaya mengalami kenaikan, Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktornaiknya harga kernel,” sebutnya.