POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Rohil

Tak Pulang ke Rumah, Kepala Pemancing Ditemukan Mulut Buaya 

Jumat, 20 September 2024 | 17:33:00 WIB

Editor : Rinalti Oesman | Penulis : Sohilin/PE

Tak Pulang ke Rumah, Kepala Pemancing Ditemukan Mulut Buaya 
Buaya di Dusun Teluk Durian, Kepenghuluan, Teluk Nilai, Rohil, Riau, pada Jumat (20/9) pagi.

PEKANBARU - Pria lansia bernama Yasim (68) ditemukan tewas setelah dimangsa buaya, di Parit Bekoan, di Dusun Teluk Durian, Kepenghuluan, Teluk Nilai, Rokan Hilir (Rohil) Riau, pada Jumat (20/9) pagi. Korban dipastikan menjadi mangsa buaya setelah ditemukan kepala korban sedang digigit buaya.

Kapolres Rohil, AKBP Isa Imam Syahroni menjelaskan, korban diterkam buaya setelah sebelumnya datang ke lokasi untuk memancing. "Korban sempat permisi kepada keluarganya untuk pergi memancing,” kata Isa.

Namun, hingga Kamis malam korban tak juga pulang ke rumah, sehingga keluarga bersama warga sekitar berupaya melakukan pencarian.

Baca :

“Hasilnya di lokasi korban memancing hanya ditemukan sepeda motor, pakaian, dan peralatan pancing milik korban,” jelas Isa.

Esoknya, Jumat (20/9) pagi keluarga bersama warga kembali melakukan pencarian dan tak jauh dari lokasi terdengar suara bantingan dari dalam air.

“Saat ditelusuri sumber suara ditemukan ada seekor buaya besar yang sedang menggigit tubuh manusia,” ungkap Kapolres.

Baca :

Melihat penampakan buaya tersebut, warga yang curiga langsung melumpuhkan buaya tersebut dengan disetrum, hingga akhirnya berhasil mengevakuasi jasad korban

Setelah dilakukan pengecekan warga melihat kondisi manusia yang dimangsa buaya tersebut mengenaskan, dengan kondisi kepala terpisah dari badan.

“Setelah buaya dilumpuhkan lalu diangkat ke tepian dan membelah bagian perutnya didalamnya terlihat kepala korban yang dilaporkan hilang,” jelas Kapolres.

Baca :

Menurut hasil pemeriksaan tim dokter, dipastikan penyebab kematian korban dikarenakan serangan buaya.

Kapolres mengimbau agar masyarakat setempat agar selalu waspada terhadap bahaya satwa liar, terutama saat beraktivitas di sekitar perairan.

“Kami sudah menawarkan dilakukan autopsi kepada pihak keluarganya, namun ditolak karena ikhlas menerima kejadian tersebut,” kata Isa.*

Baca :


Pilihan Editor
Berita Lainnya
politik
DPR Minta Audit Menyeluruh Seluruh Bandara Khusus Usai Polemik IMIP
Jumat, 28 November 2025 | 23:01:00 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
4
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB