|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE*
Dalam kesempatan ini, PHR merencanakan kerja sama dalam rekayasa cuaca bersama TNI AU menyusul musim hujan yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Riau. Curah hujan yang terjadi beberapa waktu belakangan ini berpotensi menimbulkan risiko di area operasi PHR dan dikhawatirkan akan terjadi banjir. Tentunya ini dapat memberi dampak dan berpotensi mengganggu kegiatan operasional PHR.
Selain menjaga keamanan wilayah udara dan kedaulatan Indonesia, TN AU memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya mengatasi masalah-masalah yang berkaitan dengan cuaca ekstrem di Indonesia lewat rekayasa cuaca dengan teknologi modifikasi cuaca (TMC).
Teknologi ini merupakan upaya untuk mengubah proses-proses meteorologis dalam skala lokal untuk tujuan tertentu, seperti mengurangi dampak kekeringan, mencegah banjir, atau mendukung operasi militer.
SKK Migas Sumbagut Terima Kunjungan PWI Riau, Perkuat Sinergi Sektor Migas dan Pers
Rapat Koordinasi HPN 2026, Pemprov Banten dan Panitia Mensinergikan Peran
Selain membantu dampak kekeringan melalui hujan buatan, sebaliknya TMC juga dapat digunakan untuk mengurangi intensitas hujan dan mencegah terjadinya banjir.
“Kami berharap dukungan penuh dari TNI AU dalam menjaga stabilitas operasi di WK Rokan. Semoga kolaborasi yang baik ini memberikan kekuatan bagi kami dalam menjaga ketahanan energi nasional,” ucapnya.