|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : detik.com
Kasus kematian bervariasi tetapi kurang dari 10 persen kasus yang dilaporkan. Penderita penyakit ini sebagian besar di antaranya adalah anak-anak.
Tidak ada pengobatan khusus atau vaksinasi yang tersedia untuk infeksi virus monkeypox. Pengobatan simptomatik (pengobatan untuk meredakan gejala dari penyakit) dan suportif dapat diberikan untuk meringankan keluhan yang muncul.
Ada kasus di Indonesia?
Hingga saat ini belum ditemukan kasus cacar monyet di Indonesia. Sebagai tindakan preventif, melalui akun instagram safetravel.kemlu, Kementerian Luar Negeri menyampaikan imbauan pada WNI yang berada di Singapura untuk mengikuti perkembangan melalui media lokal dan situs Kementerian Kesehatan Singapura. Selain itu, WNI yang memiliki rencana untuk bepergian ke negara Afrika Tengah dan Barat juga diimbau untuk selalu menjaga pola hidup higienis, menghindari kontak langsung dengan bangkai hewan, dan tidak mengonsumsi daging satwa liar.
Latihan Militer Indonesia–Singapura di Pekanbaru Ditutup Meriah, TNI AU Bawa Pulang Kemenangan!
Ditemukan Dua Kasus Ternak Terjangkit Penyakit Mulut dan Kaki di Kampar
Kepada DW Indonesia, Direktur P2P, Kemenkes RI, dr. Anung Sugihantono, M.Kes, menjelaskan bahwa pemerintah pusat melakukan "koordinasi dengan Dinas Kesehatan Batam dalam hal prevent dan detect penyakit publik yang menjadi perhatian internasional melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang menjaga pintu masuk negara dalam bidang kesehatan."
Di Batam dan Pekanbaru, pemeriksaan penumpang yang baru datang dari luar negeri diperketat. Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam dan Otoritas Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru mengaktifkan alat pemindai panas untuk memantau penumpang dari Singapura yang berpotensi terjangkit virus cacar monyet.