POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Siak

Oknum Kadis Diduga Berperan Di Balik Pencekalan Dr.Afni Jadi Pembicara di Siak

Jumat, 20 Desember 2024 | 13:41:07 WIB

Editor : Deslina | Penulis : PE*

Oknum Kadis Diduga Berperan Di Balik Pencekalan Dr.Afni Jadi Pembicara di Siak
Dr.Afni Z,M.Si dicekal saat akan menjadi pembicara pada forum Beselo Forum GenRe Siak (FGS), Kamis (19/12/2024) sore di Mempura. (Ist)

SIAK-- Akademisi yang juga seorang praktisi kebijakan publik, Dr.Afni Z,M.Si dicekal saat akan menjadi pembicara pada forum Beselo Forum GenRe Siak (FGS), Kamis (19/12/2024) sore di Mempura. Kegiatan ini kolaborasi FGS dengan Sentra Kreatif Lestari Siak (Skelas).

Sedianya akademisi yang juga Doktor bidang ilmu Administrasi Negara kelahiran Siak Sri Indrapura ini akan mengisi materi dengan tema Remaja Berpotensi: Small steps youth, Big Impact to Indonesian Education.

Dari informasi yang beredar, panitia awalnya melarang ada publikasi kegiatan, padahal acaranya terbuka untuk umum. Tak lama kemudian mereka membatalkan acara secara sepihak, padahal Dr.Afni diundang secara resmi sebagai akademisi dan sedang dalam perjalanan menuju Siak.

Dari penelusuran awak media, diduga ada keterlibatan oknum Kepala Dinas Pemkab Siak dibalik pencekalan Dr.Afni. Informasi ini berasal dari salah satu panitia inti yang menggelar kegiatan tersebut.

Panitia sebenarnya sudah ditegur sejak pertama kali flyer acara keluar di medsos yang memajang foto Dr.Afni. Tapi saat itu panitia bersikukuh bahwa acara ini tidak ada kaitannya dengan politik, dan Dr.Afni yang juga Bupati Siak terpilih hadir sebagai seorang akademisi, bukan politisi.

"Sampai hari H intervensi itu semakin kuat ke panitia. Oknum Kepala Dinas itu sampai marah besar kepada panitia, mengintervensi keras dan minta panitia membatalkan acara. Katanya perintah dari atasan mengingat situasi politik. Padahal sudah kami jelaskan ini bukan acara politik dan Ibu Afni diundang murni sebagai akademisi, tapi Ibu Kadis itu tetap marah-marah sama panitia," ujar SL, seorang panitia pada awak media.

Panitia pun menjadi dilema, dan akhirnya terpaksa membatalkan kehadiran Dr.Afni. Acara akhirnya tetap berlanjut tanpa ada narasumber, dan ini membuat panitia dan peserta acara menjadi kecewa.

"Padahal kehadiran Dr.Afni diundang murni karena pengalaman dan keilmuwan beliau, agar bisa ditularkan ke anak muda Siak. Tapi tekanan birokrasi di Siak terlalu kuat dan membuat panitia tak bisa berbuat apa-apa selain membatalkan acara," kata SL.

Sementara itu Novrianti, seorang peserta acara mengaku kecewa atas ketidakhadiran Dr.Afni di acara tersebut.

"Padahal saya dan beberapa rekan sengaja hadir untuk bisa mendengar langsung paparan Ibu Afni. Sudah lama mengikuti rekam jejak beliau. Banyak tadi peserta yang kecewa Ibu Afni tidak jadi hadir," kata Novri.

Dr.Afni sendiri merupakan akademisi yang aktif menjadi pembicara di berbagai forum regional, Nasional dan aktif menghadiri berbagai forum internasional bahkan setingkat Konferensi PBB di berbagai Negara. Dr.Afni merupakan Doktor bidang Ilmu Administrasi Negara, pengajar di Universitas Lancang Kuning, dan telah menjadi penulis beberapa buku serta jurnal ilmiah.**


Pilihan Editor
Berita Lainnya
politik
DPR Minta Audit Menyeluruh Seluruh Bandara Khusus Usai Polemik IMIP
Jumat, 28 November 2025 | 23:01:00 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
2
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB