|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Adlis Pitrajaya | Penulis : Lida Puspaningtyas
Danantara, yang diluncurkan 24 Februari 2025, bertujuan mengelola aset negara dan meningkatkan investasi pemerintah. Dengan aset lebih dari 900 miliar dolar AS (Rp 14.650 triliun), Danantara diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 5 persen menjadi 8 persen.
Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria, yang juga menjabat COO Danantara, mengatakan konsolidasi seluruh BUMN dalam Danantara akan memperkuat daya saing dan optimalisasi sumber daya. “Dengan konsolidasi, kekuatan ekonomi kita menjadi lebih besar,” katanya.
Ia mencontohkan Bank Mandiri yang sebelumnya menyerahkan dividen ke Kementerian Keuangan. Dengan skema baru, dividen tersebut akan digunakan untuk ekspansi bisnis dan investasi lain, sehingga memberikan dampak ekonomi lebih luas.
WhatsApp Hapus Akses Chatbot AI Pihak Ketiga Mulai 2026
Resmi! Kementerian BUMN Dibubarkan, Diganti Lembaga Baru Langsung di Bawah Presiden
BUMN yang sebelumnya kurang produktif juga akan mendapat manfaat melalui perbaikan dan optimalisasi investasi. Proses penggabungan seluruh BUMN ke dalam Danantara ditargetkan rampung pada akhir Maret atau awal April 2025. *