POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Nusantara

Akademisi: Bahlil Tak Paham Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 27 Juni 2025 | 15:44:38 WIB

Editor : Rea | Penulis : Idrus Yamin 

Akademisi: Bahlil Tak Paham Pembangunan Berkelanjutan
Akademisi lingkungan hidup dari Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riauk, Dr M Rawa El Amady

PEKANBARU - Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang heran terhadap pihak-pihak yang memprotes langkah Indonesia dalam mengeksplorasi dan memanfaatkan sumber daya alam (SDA)-nya, termasuk membabat hutan demi pembangunan nasional, dinilai bisa membahayakan kelestarian alam dan lingkungan serta mengancam perekonomian masyarakat.

"(Pernyataan Menteri Bahlil) itu bukan hanya berbahaya bagi lingkungan, tapi juga berbahaya bagi warga dan kelangsungan hidup dan perekonomian masyarakat," kata akademisi lingkungan hidup dari Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau, Dr M Rawa El Amady ketika dihubungi, Jumat (27/6/2025) pagi.

Saat berpidato dalam forum Jakarta Geopolitical Forum IX dengan tema Geoeconomic Fragmentation and Energy Security, Selasa (24/6/2025) kemarin, Menteri Bahlil menyatakan keheranannya atas sikap negara-negara maju, mengapa ketika negara-negara berkembang seperti Indonesia baru memulai pemanfaatan SDA secara intensif, justru mendapat tekanan dari luar. 

Baca :

"Saat negara berkembang mulai berpikir untuk memberi nilai tambah dari SDA demi kesejahteraan rakyat, kenapa malah ada yang terganggu? Ada apa di balik ini," kata Bahlil ketika itu.

Bahlil mengatakan, negara-negara maju yang kini banyak melayangkan kritik, dulu juga melakukan eksploitasi besar-besaran terhadap sumber daya alamnya demi kemajuan ekonomi. Ia mencontohkan masa 1940-an hingga 1960-an, di mana negara-negara maju memiliki utang besar serta kekayaan tambang dan hutan yang dimanfaatkan secara masif. Negara-negara maju juga membabat hutan dan mengambil tambang tanpa banyak protes dari komunitas global. 


Pilihan Editor
Berita Lainnya
riau
821 Guru Incar Jabatan Kepala Sekolah Tingkat SLTA
Rabu, 14 Januari 2026 | 14:33:54 WIB
nusantara
Prabowo Targetkan Sekolah Unggulan di Seluruh Provinsi 
Rabu, 14 Januari 2026 | 13:11:00 WIB
mancangenara
Iran Siap Menghancurkan! AS Diperingatkan: Serang, Kami Balas Tanpa Ampun
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:50:00 WIB
mancangenara
Trump Siap Perang, Serukan Evakuasi Warga Amerika dari Iran
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:29:36 WIB
hukum
Terbongkar! 9 Data di Ijazah Jokowi Diminta Dibuka ke Publik
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:18:32 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
3
4
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB