|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/AP
PEKANBARU - Detail Engineering Design (DED) pembangunan Flyover Simpang Panam telah selesai dibuat Kementerian PU. Hanya saja pembangunan belum bisa dilakukan karena persoalan pembebasan lahan belum kelar.
"DED Flyover Simpang Panam sudah selesai dibuat Kementerian PU. InsyaAllah awal tahun 2027 dilakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) dan selesai tahun 2027," kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto, Selasa (13/1/2026).
Oleh karena itu, tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan Flyover Simpang Panam itu.
Manuver Kapolri di Persimpangan Reformasi Polri
Kabar Gembira! Flyover Garuda Sakti Didanai Penuh oleh Pemerintah Pusat
"Memang kita minta kemarin agar DED nya ada sedikit perubahan. Jadi tidak perlu panjang-panjang elevasinya, karena kalau terlalu panjang dampaknya butuh lahan panjang dan biaya pembebasan lahannya juga cukup besar," ungkap SF Hariyanto.
Pembahasan lahan untuk pembangunan jembatan layang tersebut menjadi kewenangan Pemprov Riau, sedangkan untuk pembangunan fisik flyover akan dibangun Kementerian PU.
"Kita tahun ini siapkan anggaran untuk kegiatan pembebasan lahan Flyover Simpang Panam Pekanbaru," kata SF Hariyanto.
Penyidik KPK Panggil Dua ASN Riau di Kasus Korupsi Flyover SKA
Skandal Korupsi Flyover SKA, Eks Gubri Andi Rachman Diperiksa KPK
Oleh karena itu, Plt Gubri juga meminta Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau membentuk tim khusus untuk percepatan pembebasan lahan dengan melibatkan instansi terkait.