POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Mancangenara

Trump Siap Perang, Serukan Evakuasi Warga Amerika dari Iran

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:29:36 WIB

Editor : Red

Trump Siap Perang, Serukan Evakuasi Warga Amerika dari Iran

TEHERAN - Pemerintah Amerika Serikat meminta warganya yang berada di Iran untuk segera meninggalkan negara tersebut melalui jalur darat, di tengah meningkatnya aksi protes dan situasi keamanan yang memburuk. Seruan itu disampaikan bersamaan dengan pernyataan Presiden Donald Trump yang kembali membuka kemungkinan penggunaan kekuatan militer terhadap Teheran.

Dalam pernyataan resmi Kedutaan Besar AS di Teheran pada Selasa (14/1/2026), warga negara AS diminta segera keluar dari Iran dan disarankan mempertimbangkan rute darat menuju Turki atau Armenia apabila dinilai aman.

“Warga Amerika harus segera meninggalkan Iran. Kami menyarankan untuk mempertimbangkan jalur darat menuju Turki atau Armenia jika memungkinkan,” demikian isi imbauan tersebut.

Baca :

Iran saat ini menghadapi gelombang demonstrasi antarpemerintah terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintahan Trump masih menimbang langkah lanjutan untuk merespons perkembangan situasi di negara itu.

Trump menyampaikan bahwa dirinya akan kembali ke Gedung Putih untuk membahas kondisi Iran secara keseluruhan. Ia menyebut situasi di sana “sangat buruk” dan menyatakan keprihatinan atas jatuhnya korban jiwa dalam aksi protes.

Menurut Trump, ia berharap rakyat Iran memperoleh kebebasan dan tidak menjadi korban kekerasan. Ia juga menyampaikan harapan agar pimpinan Iran menunjukkan sikap kemanusiaan dalam merespons gelombang unjuk rasa.

Baca :

Pejabat Gedung Putih yang dikutip NBC News menyebut seluruh opsi masih terbuka bagi presiden dalam menentukan langkah berikutnya. Sementara itu, sumber yang dikutip Washington Post menyatakan Dewan Keamanan Nasional AS telah menggelar rapat untuk menyusun pilihan kebijakan.

Di sisi lain, Senator Bernie Sanders menegaskan bahwa intervensi militer bukan solusi bagi situasi di Iran. Ia menyerukan dukungan terhadap aspirasi masyarakat Iran tanpa menggunakan kekuatan senjata, mengingat pengalaman intervensi militer di masa lalu dinilai tidak berhasil.

Aksi protes di Iran telah memasuki pekan ketiga, dipicu penurunan nilai mata uang dan daya beli masyarakat. Laporan lembaga independen HAM Iran, Hrana, menyebut jumlah korban tewas mencapai ratusan orang, meski angka tersebut belum diakui otoritas setempat.

Baca :

Misi Iran untuk PBB menuduh Washington mendorong destabilisasi dan mengancam kedaulatan negara itu. Mereka menilai sanksi dan tekanan dijadikan pembenaran bagi kemungkinan intervensi militer. Pemerintah Iran menyatakan rakyat akan mempertahankan negara mereka dan menilai strategi Washington akan kembali gagal.

Duta Besar Iran untuk PBB juga menyebut Washington dan Israel bertanggung jawab atas jatuhnya korban sipil selama gelombang protes, serta meminta kedua pihak menghentikan kebijakan yang dinilai bertentangan dengan hukum internasional. *


Pilihan Editor
Berita Lainnya
riau
821 Guru Incar Jabatan Kepala Sekolah Tingkat SLTA
Rabu, 14 Januari 2026 | 14:33:54 WIB
nusantara
Prabowo Targetkan Sekolah Unggulan di Seluruh Provinsi 
Rabu, 14 Januari 2026 | 13:11:00 WIB
mancangenara
Iran Siap Menghancurkan! AS Diperingatkan: Serang, Kami Balas Tanpa Ampun
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:50:00 WIB
mancangenara
Trump Siap Perang, Serukan Evakuasi Warga Amerika dari Iran
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:29:36 WIB
hukum
Terbongkar! 9 Data di Ijazah Jokowi Diminta Dibuka ke Publik
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:18:32 WIB
siak
Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Mutasi Demi Kelancaran Gaji ASN
Selasa, 13 Januari 2026 | 20:43:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
2
4
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB