HOME / Pasar

SATSPAM+ dari IM3 Hadirkan Perlindungan WhatsApp Call Pertama di Indonesia

Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:51:40 WIB
Editor : Deslina | Penulis : PE*
SATSPAM+ dari IM3 Hadirkan Perlindungan WhatsApp Call Pertama di Indonesia  - Pekanbaruexpress

JAKARTA— Ramadan selalu datang dengan perubahan ritme. Dalam satu hari, aktivitas digital bisa menghadirkan lebih banyak chat, lebih banyak telepon, dan lebih banyak notifikasi dibanding bulan-bulan lain.

Dari urusan mudik, kirim THR, belanja kebutuhan Lebaran, hingga sedekah digital—semuanya hadir hampir bersamaan, membuat lalu lintas komunikasi dan transaksi terasa jauh lebih padat dari biasanya.

Ketika semuanya bergerak lebih cepat dan lebih ramai, pola respons pun ikut berubah. Banyak keputusan diambil lebih spontan, lebih terburu-buru.

Dan di situlah, tanpa disadari, risiko mulai muncul. Data 2025[1] menunjukkan, kasus penipuan digital selama Ramadan meningkat hingga 34,7%, dengan 89% terjadi melalui WhatsApp dan 64% melalui panggilan telepon. Kanal yang paling sering digunakan sehari-hari justru menjadi titik paling rentan di periode dengan intensitas komunikasi setinggi ini.

Menjawab tantangan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 meluncurkan kampanye “IM3 SATSPAM+ Amankan Pejuang Ramadan”, sekaligus menghadirkan inovasi terbaru: perlindungan WhatsApp Call pertama di Indonesia melalui fitur SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam Plus).

SATSPAM+ bekerja secara real-time untuk melindungi pelanggan dari ancaman penipuan melalui SMS, panggilan reguler, dan kini WhatsApp Call.

Baca :

Didukung oleh teknologi AIvolusi5G yang menggabungkan kecanggihan AI dan kekuatan 5G, fitur ini tidak hanya menghadirkan deteksi otomatis tetapi juga opsi pemblokiran nomor mencurigakan, serta laporan harian yang dapat dipersonalisasi.

Kehadiran fitur ini menegaskan strategi IOH untuk menjadi AI North Star di Indonesia, memberdayakan dan melindungi masyarakat secara inklusif, terutama lansia dan masyarakat di daerah terpencil yang rentan menjadi korban penipuan digital.

Bilal Kazmi, Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, aktivasi SATSPAM+ telah bertumbuh secara masif, hal ini menunjukkan bahwa perlindungan dari scam dan spam bukan lagi fitur tambahan, tetapi kebutuhan utama.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB

Artikel Popular
1
2
4
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB