PEKANBARU--Kondisi mahasiswi korban pembacokan di lingkungan UIN Sultan Syarif Kasim Riau mulai membaik. Korban berinisial F kini dalam keadaan sadar dan masih menjalani observasi intensif di rumah sakit pasca-serangan yang terjadi Kamis (26/2/2026).
Korban saat ini masih dirawat dan berada dalam pengawasan ketat tim medis. Sumber yang dihimpun menyebutkan kondisinya berangsur stabil dibandingkan saat pertama kali dilarikan ke instalasi gawat darurat dengan luka serius.
Insiden penyerangan terjadi di ruang munaqasah Fakultas Syariah dan Hukum kampus tersebut. Aparat kepolisian memastikan korban masih menjalani perawatan lanjutan guna memaksimalkan proses pemulihan.
Korban Tenggelam di Sungai Kampar Masih Hilang, Tim Gabungan Berpacu dengan Waktu Lakukan Pencarian
Buruh Asal Bandung Tenggelam Saat Mancing di Sungai Kampar, Hilang Terseret Arus di Pulau Kosiok
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, membenarkan perkembangan kondisi korban.
“Korban dalam kondisi sadar dan terus mendapat penanganan medis. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga,” ujarnya.
Secara medis, korban masih membutuhkan observasi lanjutan untuk memantau respons terhadap tindakan perawatan yang telah diberikan. Tim dokter terus melakukan evaluasi berkala guna memastikan tidak ada komplikasi lanjutan.
Ratusan Warga Korban Kebakaran di Pulau Kijang Terima Bantuan Sembako dari BPBD Inhil
Kejari Pekanbaru Terima SPDP Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN Suska
Keluarga korban turut mendampingi penuh selama masa perawatan dan berharap F segera pulih serta dapat kembali menjalani aktivitas perkuliahan.
Sementara itu, proses hukum terhadap terduga pelaku berinisial R tetap berjalan. Penyidik masih melengkapi berkas perkara, termasuk mendalami motif dan latar belakang kejadian. Polisi menegaskan penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan menyeluruh, sembari memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan selama proses pemulihan.**