Untuk memastikan kelancaran transportasi selama musim mudik, Dishub Riau melakukan sejumlah persiapan, salah satunya dengan meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan angkutan umum melalui pemeriksaan kelayakan atau ramp check.
“Kami memastikan seluruh kendaraan angkutan umum yang beroperasi telah melalui pemeriksaan berkala sehingga benar-benar dalam kondisi aman dan layak jalan,” jelasnya.
Selain itu, Dishub juga berupaya meningkatkan pelayanan di sejumlah fasilitas transportasi, seperti terminal, pelabuhan, dan bandara. Peningkatan tersebut meliputi penyediaan ruang tunggu yang lebih nyaman serta fasilitas ibadah yang memadai bagi para penumpang.
Bupati Siak Jajaki Pendirian UNU Pertama di Riau dan Sekolah Rakyat di Mempura
Disdikpora Kampar Percepat Digitalisasi Pembelajaran, BPMP Riau Dampingi Sekolah
Dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran, Dishub Riau menyiapkan sebanyak 28.380 armada transportasi darat. Selain itu, tersedia pula lima kapal penyeberangan jenis Ro-Ro, 10 kapal laut, serta 12 maskapai penerbangan yang siap melayani kebutuhan perjalanan masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah juga akan memberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang pada periode tertentu selama masa mudik. Pembatasan ini ditujukan bagi kendaraan dengan tiga sumbu atau lebih, termasuk kendaraan dengan kereta tempel dan gandengan, guna mengurangi kepadatan arus lalu lintas.