Hasil Rapat Koordinasi Lintas Sektoral memprediksi puncak arus mudik terjadi pada dua gelombang, yakni 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.
Secara nasional, Polri menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan (Pos Pam), 779 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 343 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut menjadi pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat selama perjalanan mudik.
Pengamanan juga difokuskan pada 185.607 objek vital, seperti masjid, lokasi pelaksanaan Salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, stasiun hingga bandara.
Umar Bakri, Satpam UIN Suska Terima Penghargaan Polda Riau, Usai Amankan Pelaku Penusukan Mahasiswi
Mitigasi Energi Disiapkan Pemerintah Jelang Lebaran, Masyarakat Diminta Tidak Boros
Kapolres Pelalawan AKBP John L. Letedara menambahkan, di wilayah Kabupaten Pelalawan sendiri disiapkan lima pos pengamanan Operasi Ketupat.
“Di Kabupaten Pelalawan terdapat empat Pos Pam dan satu Pos Yan. Pos Pam berada di Simpang Beringin Kecamatan Bandar Sei Kijang, KM 55 Pangkalan Kerinci, Nilam Sari Sorek Kecamatan Pangkalan Kuras, dan Nilam Sari Ukui. Sedangkan Pos Yan berada di Ramayana Pangkalan Kerinci,” jelasnya.