Selain itu, operasi modifikasi cuaca (OMC) juga dilaksanakan untuk mendukung pemadaman. Satu unit pesawat BNPB telah melakukan empat sortie dengan menyemai 4.000 kilogram garam (NaCl) guna memicu hujan buatan di wilayah terdampak.
Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat 21 titik api yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Riau. Di Kabupaten Pelalawan, tiga titik api masih aktif dan disertai asap tebal, masing-masing berada di Desa Merbau (Kecamatan Bunut), Desa Pulau Muda (Kecamatan Teluk Meranti), dan Desa Teluk Dalam (Kecamatan Kuala Kampar).
Sementara itu, di Kota Dumai, sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan. Dari lima titik yang terdeteksi, beberapa di antaranya di Kelurahan Mundam dan Bagan Besar Timur telah padam, sedangkan satu titik di Tanjung Palas masih dalam proses pendinginan.
Umar Bakri, Satpam UIN Suska Terima Penghargaan Polda Riau, Usai Amankan Pelaku Penusukan Mahasiswi
161 Personel dan Warga Terima Penghargaan dari Kapolda Riau atas Kinerja Pengungkapan Kasus
Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Sejumlah titik api di kedua wilayah tersebut kini hanya menyisakan asap tipis dan masih dalam penanganan petugas.
Adapun Kabupaten Bengkalis menjadi daerah dengan jumlah titik api terbanyak, yakni delapan titik. Beberapa di antaranya masih menunjukkan api aktif disertai asap tebal.