Karena itu, ia menetapkan tiga agenda utama yang harus menjadi fokus kerja Direksi BSP.Prioritas pertama adalah melakukan pembenahan tata kelola dan manajemen perusahaan agar BSP semakin profesional, sehat, dan mampu meningkatkan kinerja.
Kedua, BSP diminta segera menuntaskan kewajiban Komitmen Kerja Pasti (KKP) yang telah menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Siak bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta SKK Migas.
"Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh kementerian dan yakinkan bahwa BSP mampu melaksanakan komitmen tersebut," kata Afni.
Temui Arwin AS, Bupati Afni Minta Direktur Baru BSP Serap Petuah Pendiri Perusahaan
Syamsuar: Direktur Baru BSP Harus Berani Benahi Perusahaan demi Jaga Marwah Riau
Prioritas ketiga adalah mempercepat pembangunan jaringan pipa migas. Menurutnya, proyek tersebut sangat penting untuk menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan kapasitas produksi.
"Jangan menunggu tahun depan. Kita ingin persoalan ini selesai tahun ini agar biaya produksi dapat ditekan dan produksi meningkat," ujarnya.