|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Viva
JAKARTA – Massa Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang akan menggelar Tahlil Akbar untuk mendoakan para korban jiwa yang terkait pelaksanaan Pilpres 2019, mulai memadati sekitar Bundaran Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta, Rabu pagi, 26 Juni 2019.
Untuk sampai ke lokasi ini, massa berjalan kaki dari bundaran, ke arah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang terletak di depan Gedung Sapta Pesona. Di sana, merupakan titik yang dipersiapkan kepolisian bagi massa yang hendak melakukan unjuk rasa.
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), tempat sidang putusan sengketa Pilpres 2019 akan digelar Kamis, 27 Juni 2019, masih terletak sekitar 150 meter dari titik massa berkumpul. Area Jalan Medan Merdeka Barat dari depan Gedung Sapta Pesona, hingga seberang Istana Negara sendiri ditutup, juga steril dari umum.
Bupati Siak Imbau Warga Rayakan Tahun Baru Hindari Kerumunan Massa
Tabligh Akbar UAS di Siak Dipadati'Lautan'Manusia
Sebagian besar, mereka terlihat menggunakan atribut Islami. Acara pada 10.00 WIB masih belum dimulai. Sebagian massa berselawat, ada juga yang menyanyi lagu-lagu dengan tema bela Islam. Sementara polisi, sudah bersiaga di banyak titik. Mereka juga berjaga di titik-titik akses lokasi dan tidak memperbolehkan siapa pun kecuali peserta acara dan media, memasuki lokasi.
Sebelumnya diberitakan, Persaudaraan Alumni 212 akan menggelar aksi terkait perselisihan hasil pemilihan umum di daerah kawasan Mahkamah Konstitusi.
Rencananya, salah satu kegiatan dalam aksi unjuk rasa yaitu tahlil akbar untuk 500 petugas Kelompok penyelenggara pemungutan suara atau KPPS yang wafat dalam bertugas serta mendoakan para korban dalam aksi kerusuhan Mei 21-22 Mei 2019.
"Iya doa buat arwah bagi petugas KPPS yang wafat dan korban 10 yang mati syahid insiden 21-22," kata Juru Bicara PA 212, Novel Bamukmin melalui pesan singkat kepada VIVA di Jakarta, Selasa, 25 Juni 2019. [*]