|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : republika
Satu laporan oleh Program Pangan Dunia PBB (WFP) mendapati bahwa kondisi rawan pangan telah mempengaruhi dua-pertiga penduduk di Jalur Gaza.
Sebanyak 70 persen masalah non-pengungsi di Jalur Gaza, katanya, adalah kondisi rawan pangan, sedangkan 67 persen pengungsi berada di daerah kantung Palestina itu.
Israel telah memberlakukan blokade yang melumpuhkan Jalur Gaza pada 2007, setelah faksi Palestina, HAMAS, menguasai jalur pantai tersebut dari kelompok saingannya, Fatah. Blokade itu telah sangat mempengaruhi kehidupan di daerah kantung Palestina itu.
Kondisi PLTA Koto Panjang: Debit Air Masuk dan Keluar Terpantau
Israel Ancam Habisi Semua Warga yang Bertahan di Kota Gaza
UNRWA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East), yang didirikan pada 1949, mengirim bantuan penting buat pengungsi Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat Sungai Jordan, yang diduduki Israel, Jordania, Lebanon dan Suriah.*