|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Lisye Sri Rahayu
Jakarta - Keinginan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengajukan 10 nama calon menteri kepada Joko Widodo-Maaruf Amin mendapat tanggapan dari partai pengusung Jokowi lainnya. Salah satunya yakni Partai Golkar. Politisi partai beringin ini berharap 'jatah' kursi menteri disesuaikan dengan perolehan kursi tiap-tiap partai di parlemen.
"Idealnya, alokasi kursi di kabinet tentu disesuaikan dengan kursi yang diperoleh masing-masing partai di parlemen sesuai dengan asas proporsionalitas," ujar Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily saat dihubungi, Sabtu (6/7/2019) malam.
Kendati demikian, Ace menghargai aspirasi politik PKB. Mengingat setiap partai berhak memberikan aspirasi maupun memiliki keinginan politik.
Perebutan Ketua Golkar Riau: Antara Loyalitas Kader dan Kepentingan Politik
Denza N9: SUV Bongsor BYD yang Bisa Bikin Rivalnya Panas Dingin
"Itu kan baru aspirasi politik dan keinginan PKB. Masa punya aspirasi dan keinginan politik saja nggak boleh ha-ha-ha," ujarnya.
Sementara, terkait usulan nama menteri, Ace mengatakan pihaknya saat ini sudah menyiapkan. Nama-nama itu, kata dia, sudah 'dikantongi' oleh sang Ketum, Airlangga Hartarto.
"Soal nama-nama dari Partai Golkar, sejauh ini sudah ada di kantong Ketua Umum Partai Golkar, Pak Airlangga Hartarto. Partai Golkar selama ini sangat memiliki perhatian terhadap isu perekonomian dan sosial. Permasalahan ekonomi dan industri menjadi perhatian serius," tutur Ace.
Mendikdasmen Ingin Lulusan SMK Siap Bekerja dan Berwirausaha
Bahlil Tegaskan Kemenangan Rakyat Siak Tidak Bisa Diganggu Gugat , Golkar akan Kawal Kemenangan Afni- Syamsurizal
Namun, dia mengatakan, siapapun sosok yang dipilih masuk dalam kabinet diserahkan kepada Jokowi. Sebab, kata Ace, hal itu merupakan hak preogratif presiden dalam mencari pembantunya untuk menjalankan roda pemerintahan.
"Soal kabinet ini, tentu kami serahkan sepenuhnya kepada Pak Jokowi yang memiliki hak preogratif memilih pembantunya," ungkapnya.
Sebelumnya, PKB menyatakan telah mengajukan 10 nama kadernya untuk mengisi posisi menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf nanti. PKB juga ingin posisi Menteri Desa. Juga, PKB tak ingin jumlah jatah kursi menteri tak dicampur dengan jumlah jatah NU. [*]