|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Para elit partai diharapkan tidak membuat kegaduha
JAKARTA - Para elit partai diharapkan tidak membuat kegaduhan menjelang kontestasi pemilihan kepemimpinan dalam Musyawarah Nasional (Munas) yang akan digelar akhir tahun 2019. Fungsionaris Partai Golkar Andi Sinulingga mengingatkan kontestasi Golkar tidak lagi seperti di Pilpres 2019, yaitu muncul istilah cebong dan kampret yang menjadi tidak positif bagi bangsa Indonesia.
"Saya sebagai fungsionaris Partai Golkar mengharapkan agar kontestasi partai tidak menimbulkan kegaduhan. Kalau dua calon saling 'menghajar' dikatakan dinamika, namun itu destruktif bukan dinamika lagi," kata Andi dalam diskusi bertajuk Dinamika Partai Golkar: Memanas Jelang Suksesi; Membaca Restu Jokowi di Jakarta, Minggu.
Dia berharap kontestasi Golkar tidak seperti di Pilpres 2019, yaitu muncul istilah cebong dan kampret yang menjadi tidak positif bagi bangsa Indonesia.
Perebutan Ketua Golkar Riau: Antara Loyalitas Kader dan Kepentingan Politik
Susno Duadji: Reformasi Polri Percuma Jika Pucuk Pimpinan Tak Diganti Total
Andi meminta kedua belah pihak yang akan bertarung dalam Munas Golkar bisa menahan diri sehingga tidak menimbulkan kegaduhan bagi internal partai tersebut. "Saat ini sudah bicara tentang personel seperti gelar pendidikan, itu makin menjelaskan jawaban preman bukan intelektual," ujarnya.
Andi meminta para senior Golkar untuk memberikan contoh berpolitik yang baik dengan mengutamakan kesantunan sehingga bisa dicontoh para junior.