|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Herlina
PETAPAHAN - PT PSPI (Perawang Sukses Perkasa Industri) yang merupakan mitra pemasok APP Sinar Mas Distrik Petapahan dalam rangka mencegah Karhutla di sekitar areal konsesinya melakukan kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Perempuan Pelestarian Lingkungan dan Kesejahteraan Keluarga dalam rangka menggalakan Program DMPA (Desa Makmur Peduli Api) baru-baru ini di Aula Kantor Camat Tapung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tapung yang diwakili oleh Sekretaris Camat, Suparto, Sustainability and Stakeholder Engagement divition APP Sinar Mas, Luluk Andriani, Public Relation PT Arara Abadi-APP Sinar Mas Wilayah Riau, Nurul Huda, Forest Protection Patner APP-SM, Tahan dan Humas PT PSPI, Junaidi, sebanyak 75 orang peserta yang ikut kegiatan ini.
Pimpinan Program DMPA Perusahaan Patner APP Sinar Mas Wilayah Riau, Tahan didampingi Public Relations PT AA-APP SM, Nurul Huda serta Humas PT PSPI Junaidi kepada media menyampaikan melalui riisnya, Senin (26/8) mengatakan, PT PSPI adalah merupakan salah satu perusahaan mitra pemasok APP Sinar Mas Wilayah Riau yang berada pada beberapa desa seperti, desa Petapahan, desa Suka Mulya, desa Batu gajah, Desa Pasir Sialang dan Desa Genting Damai, Desa-desa ini merupakan Desa-desa yang berdekatan dengan PSPI, dibeberapa Desa ini kita telah melaksanakan Program-program Pemberdayaan, baik Program CSR maupun Program DMPA bidang, peternakan, pertanian, perikanan, ukm dan juga kita juga bantu permodalan, kemasan serta penjualannya, terutama masalah kemasan, karena salah satu faktor penjualan suatu produk tersebut adalah kemasannya.'
Kegiatan ini kita laksanakan selama dua hari yang kita namakan Program Pemberdayaan Perempuan Dalam Pelestarian Lingkungan dan Kesejahteraan Keluarga, yang jadi sasaran kita adalah Ibu-Ibu yang selama ini merupakan penopang ekonomi keluarga, yang mana kegiatannya adalah pelatihan dan pengenalan tanaman herbal dan obat-obatan, yang selama ini tanpa disadari diekitar pekarangan atau halaman rumah kita sebenarnya banyak manfaatnya baik untuk bahan makanan, minuman dan obat-obatan”, demikian Tahan menyampaikan.
Dalam musim kemarau tak henti-hentinya melakukan pencegahan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) yang mungkin terjadi di areal konsesi HTI (Hutan Tanaman Industri) milik perusahaan, dari mulai tindakan penegahan melalui sosialiasi dan kerjasama dengan berbagai unsur aparatur Desa, sampai kepada tindakan pemadaman jika terjadi kebakaran. Sampai saat ini program yang dilakukan cukup effekti, ini kesadaran masyarakat semangkin tinggi, demikian ditambahkan Humas PT PSPI Distrik Petapahan Junaidi.
“Alhamdulillah masyarakat di sekitar distrik kita sudah mulai menyadari akan bahaya terjadinya karhutla, selama ini masyarakat sudah saling menjaga dan bahu membahu dengan perusahaan dan unsur upides dan upika lainnya. Bagi kita dari perusahaan selalu melakukan sosialisasi dan bekerjasa dengan aparat dari TNI/Polri dan unsur lainnya dalam sosialisasi pencegahan karhutla di sekitar wilayah operasional perusahaan, dan salah satu proses sosialiasi karhutla tersebut kita dari perusahaan melaksanakan beberapa program DMPA (Desa Makmur Peduli Api) sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat disekitar operasional perusahaan yang kami koordinasikan dengan APP-Sinar Mas." jelasnya.
Diantaranya kata dia, program-program DMPA yang selama ini kita telah lakukan yaitu bidang, Peternakan Sapi, Holtikultura: tanaman, cabe, jagung, kacang-kacangan, Perikanan, UKM dan juga dibidang obat-obatan herbal dan ketrampilan bagi Perempuan dan Ibu-Ibu rumah tangga.
Sementara itu menurut Pimpinan Trainer dari Marta Tilaar, Heru Datta W menyampaikan, program pelatihan ini merupakan program pemberdayaan perempuan antara APP-Sinar Mas dengan Marta Tilaar, selama ini kita sefaham dengan APP-Sinar Mas dalam program pemberdayaan perempuan. "Sebagaimana konsep yang diusung oleh Marta Tilaar, bagaimana penopang hidup dalam keluarga itu sebetulnya adalah perempuan, kebetulan dengan APP kita sefaham, dimana APP punya program pemberdayaan perempuan disekitar areal operasionalnya dengan program-program CSR (corporate social responsibility) yang diawali dengan program Desa Makmur Peduli Api (DMPA), dan kini yang menjadi sasaran program ini adalah Ibu-ibu rumah tangga, yang mana kita ajarkan bagaimana untuk bisa menopang hidup keluarga dengan meningkatkan income (pendapatan) keluarga”. tuturnya.
Heru menambahkan, kegiatan hari ini adalah kegiatan memperkenalkan tanaman-tanaman herbal, selanjutnya bagaimana budidayanya, dan dari bahan-bahan herbal tadi ternyata bisa kita olah dan kita ajarkan membuat kulinernya berupa bahan makanan dan minuman yang berbahan baku herbal dan sekaligus juga kita ajarkan inovasinya, yang mana biasanya makanan itu dengan bahan-bahan standar, maka dengan inovasinya kita memasukan bahan-bahan herbal.
Luluk Andriani (38 th) dari Sustainability and Stakeholder Engagement divition APP Sinar Mas dipercaya Program ini sebagai Proyek Manager Movement empower program menjelaskan, tujuan program ini adalah merupakan bagian dari program DMPA, kita dari APP melihat bahwa potensi perempuan-perempuan sangat besar untuk mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga maupun pemeliharaan lingkungan, selama ini sebenarnya peran perempuan sangat besar namun kurang banyak terlibat dalam program DMPA, oleh sebab itu terlibatnya perempuan dalam program DMPA kita berharap perempuan-perempuan yang ikut program ini menjadi pendorong dan subjek dalam peningkatan kesejahteraan keluarga. (rls)