|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : rls
Jenderal bintang dua kelahiran Kota Surabaya itu menambahkan jika konsep-konsep tersebut, mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser dimensi waktu. Sebab, kata Mayjen Wisnoe, perang-perang tersebut terjadi di masa damai.
“Ditambah lagi potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat. Ancaman militer dan nir militer berubah, dan TNI harus siap menghadapinya,” bebernya.
Bahkan, guna menghadapi kompleksitas ancaman tersebut, sangat diperlukan postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara Kepulauan.
Ribuan Warga Pekanbaru Memeriahkan Parade Bhineka Tunggal Ika
Riau Tuan Rumah Parade Bhinneka Tunggal Ika 2024
“Pembangunan Postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI,” jelasnya.*