POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Pekanbaru

Penertiban PKL Jalan Teratai Dari Dulu Masalah Ketertiban Umum

Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB

Penulis : Delvi Adri

Penertiban PKL Jalan Teratai Dari Dulu Masalah Ketertiban Umum
ilustrasi

PEKANBARU - Relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Teratai ke Pasar Higienis sampai kini belum terlaksana. Para pedagang masih menempati badan jalan dan trotoar, menjajakan dagangan.

Ada beberapa instansi yang berperan dalam penertiban PKL di sepanjang jalan ini. Yaitu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), yang bertugas menyediakan tempat.

Kemudian, Satpol PP Pekanbaru terkait ketertiban umum, yakni menertibkan para pedagang yang masih berjualan di jalan dan trotoar. Sedangkan Dinas Perhubungan (Dishub) bertugas menertibkan lalu lintas di Jalan Teratai.

Baca :

Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah menjalankan apa yang menjadi tugas instansinya. Secara konstitusional, kata dia, pihaknya sudah menyiapkan seluruh yang diperlukan pedagang.

Ia juga menilai, para pedagang enggan masuk ke Pasar Higienis lantaran para pedagang diperbolehkan berjualan di Jalan Teratai. Ia berharap, pemangku kepentingan, menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing.

"Saya pikir di jalan Teratai dari dulu masalah ketertiban umum," kata Ingot, Jumat (22/3/2019).

Baca :

Ingot juga mengimbau agar masing-masing pemangku kepentingan tersebut melaksanakan arahan Walikota Pekanbaru yang sebelumnya meminta agar bekerja secara super tim.

"Sesuai arahan Pak Walikota ya kita bekerja dengan super tim, tidak ada perintah-perintah, apa yang menjadi tugas kita ya kita laksanakan," tegas Ingot.

Upaya Disperindag sendiri, kata Ingot, telah berulang kali melakukan upaya persuasif agar para pedagang yang masih berjualan di pinggir jalan masuk ke Pasar Higienis. Namun tidak mendapatkan respon, dan alasan pedagang sejak awal adalah karena mereka justru rugi ketika berjualan di dalam pasar, akibat pembeli lebih memilih berbelanja di luar pasar.

Baca :

"Kalau Surat Edaran itu sudah berulang kali kita berikan kepada pedagang, upaya persuasif kita agar mereka masuk pasar sudah lebih dari cukup. Tetapi pedagang inikan merasa rugi, ketika mereka jualan di pasar, tetapi masih ada pedagang yang tetap di luar, pembeli juga lebih memilih belanja di luar jadinya," terangnya.*


Pilihan Editor
Berita Lainnya
wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
mancanegara
Trump Ancam Iran, AS Siap Bertindak Jika Demonstran Dibunuh
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:48:00 WIB
pasar
Harga Emas Antam Longsor di Akhir Pekan, Cek Daftar Lengkapnya
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:36:49 WIB
opini
Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers
Kamis, 1 Januari 2026 | 20:21:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB