|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : PE/DL
"Dari awal itu persepsi yang dibangun politis. Kalau negara lain aspek sains dikedepankan kalau kita politik," ujarnya.
Wasisto menyebut sejauh ini pemerintah lebih mengedepankan saran-saran dari elite politik ketimbang para ahli kesehatan. Sikap tersebut bedampak pada penyebaran virus yang tak terkendali hingga vaksinasi Covid-19 yang tak sesuai target awal.
"Hal itu yang menjadi efek bola salju di mana aturan diubah-ubah, distribusi vaksin belum merata, sinkronisasi data yang tidak sama level daerah dan pusat, ketersediaan nakes yang timpang," ujarnya.
Senator Aceh Surati Mendagri, Kritik Razia Truk Plat BL oleh Gubernur Sumut Boby Nasution
Susno Duadji: Reformasi Polri Percuma Jika Pucuk Pimpinan Tak Diganti Total
Pandemi Covid-19 sudah satu setengah tahun menghantam Indonesia. Hingga kemarin, total kasus positif Covid-19 telah mencapai 3.854.354 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 3.351.959 orang sembuh, 117.588 orang meninggal, dan 384.807 masih dalam perawatan.
Lebih lanjut, Wasisto menyebut pernyataan Jokowi yang tak sesuai dengan kenyataan adalah terkait kritik. Pada pidatonya, Jokowi menyebut kritik yang membangun itu penting.