|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : PE/DL
Namun, kata Wasisto, kebebasan masyarakat untuk menyampaikan kritik justru menurun sepanjang era Jokowi. Bahkan, ia menyebut pemerintahaan saat ini cendenrung antikritik.
"Semuanya dipersepsikan dalam satu pemahaman bahwa kritik itu bentuk penghinaan. Kritik itu tidak dimaknai sebagai tanda sayang terhadap pemerintah tapi justru dinilai simbol perlawanan terhadap negara," katanya.
"Mungkin kritik itu dimaksudkan adalah kritik dari kalangan terdekat," ujar Wasisto menambahkan.
Senator Aceh Surati Mendagri, Kritik Razia Truk Plat BL oleh Gubernur Sumut Boby Nasution
Susno Duadji: Reformasi Polri Percuma Jika Pucuk Pimpinan Tak Diganti Total
Selain itu, Wasisto juga bertanya-tanya terkait apreasiasi Jokowi kepada DPR karena telah mengesahkan 'Omnibus Law' UU Cipta Kerja. Ia kesulitan menemukan manfaat dari disahkannya Omnibus law tersebut.
Ia menduga, Jokowi mengapresiasi karena dengan Omnibus Law tenaga kerja dapat diserap banyak namun dengan upah murah.