|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : PE/DL
PEKANBARU -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi mengakhiri status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Provinsi Riau tahun 2021.
Pengakhiran status siaga darurat Karhutla dilakukan langsung oleh Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar pada, Jumat (29/10/2021). Sedangkan status siaga ditetapkan mulai 15 Februari sampai 31 Oktober 2021.
Karena itu, seluruh bantuan helikopter water bombing dan patroli dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah ditarik.
Kemenhub Tingkatkan Status Bandara IMIP dan Bandara Sultan Syarief Haroen di Pelalawan
Latihan Besar TNI di Bandara IMIP Sorot Pengawasan Negara dan Status Bandara Swasta
"Helikopter itu tergantung BNPB. Disesuaikan dengan statusnya. Karena status siaga tidak diperpanjang, maka helikopter ditarik," kata Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, Senin (1/11/2021).
Meski bantuan helikopter BNPB ditarik, lanjut Gubri, namun tetap ada helikopter yang distandby-kan untuk patroli.