|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya | Penulis : mediacenter
PEKANBARU -- Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau melakukan pertemuan membahas penyusunan peta jalan pengendalian Inflasi Daerah Periode 2022-2024, di ruang Kenanga Kantor Gubernur Riau, Rabu (5/1-2021).
Beberapa hal dalam pertemuan itu yakni terkait menenangkan psikologi pasar dengan menyediakan stok kebutuhan masyarakat agar inflasi terkendali dan sesuai dalam range yang di tetapkan Pemerintah.
"Kita mendapatkan arahan presiden, Kemudian Kita juga mendapatkan surat dari Kementrian Dalam Negeri agar TPID Provinsi menyusun peta jalan Inflasi. Makanya kita memgumpulkan OPD terkait, juga stakeholder Bank Indonesia dan Bulog, untuk mempersiapkan Peta Jalan tersebut," ujar Indri selaku Fungsional Analis Kebijakan Madya Biro Ekonomi Pemprov Riau.
SKK Migas Sumbagut Terima Kunjungan PWI Riau, Perkuat Sinergi Sektor Migas dan Pers
304 Ekor Hewan Ternak di Riau Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, Inhu Terbanyak 143 Kasus
Lebih lanjut Indri menerangkan beberapa hal yang dibahas terkait peta jalan yakni harus mengacu kepada RPJMD Provinsi Riau dan RPJMN Pemerintah pusat.
"Diantara yang dibahas, terkait pangan. kita menyusun peta jalan itu, mengacu pada RPJMD dan Roadmap RPJMN pusat. Dengan strategi terkait Pasokan, stabilitas harga, Komunikasi efektif dan kelancaran distribusi, Terkait empat hal tersebut yang di matangkan," kata Indri, dikutip dari Mediacenter.Riau.go.id.