|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : Ahmad Rafles
PANGKALAN KERINCI-- Munculnya utang organisasi setelah Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 1 Pelalawan, salah satu pemicu munculnya kisruh dan mosi tidak percaya kepada ketua Ikatan Pencak silat Indonesia (IPSI) Pelalawan, Hendrik Jerman Salaja dan berlanjut dengan dinonaktifkannya dia oleh Ketua Umum Pengrov IPSI Riau.
Seperti diungkapkan, Bendahara Pelaksana Kejuaraan, Dedy Rizaldi kepada media pekanbaruexpress.com via WhatsApp pada Minggu 20/02/2022 terkait beredarnya rumor IPSI Pelalawan terhutang besar setelah beredarnya surat mosi tidak percaya atas kegiatan kejuaraan pencak silat waktu lalu.
Diakui Dedy, muncul hutang organisasi setelah kejuaraan selesai, semula berawal pada hari terakhir, wasit juri lambat turun, diduga karena harus minta bayaran terlebih dahulu, jadi nunggu uang di bayar baru mau turun wasitnya.
Berakhirnya Kisruh di PWI, Harapan Baru dengan Kepemimpinan Zulmansyah Sekedang
Kisruh Baliho Caleg Di Rohil, Jhonny Charles: Kembalikan ke Aturan
" Apakah wasit juri itu harus dibayar dulu, menurut pengetahuan saya wasit dibayar setelah acara kejuaran selesai,"
Selanjutnya, pemicu hampir gagalnya pertandingan disebabkan kekecewaan peserta mulai dari bidang pendataan kejuaraan, dan wasit juri lambat turun sehingga waktu mempet,. Target kontingen finalnya nya di hari itu.