|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Lin | Penulis : ADVETORIAL
BANGKINANG KOTA-- Memasuki hari ketiga Puasa Ramadhan 1443 H, Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH melakukan rapat kerja bersama seluruh Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar.
Rapat yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Sekretaris Daerah Drs Yusri MSi dilaksanakan di ruang rapat lantai III Kantor Bupati, Selasa (5/4/2022).
Bupati Kampar saat membuka rapat sebelum meminta keterangan dari setiap para Kepala Dinas menyampaikan, bahwa berkenaan dengan pelaksanaan ramadhan dan hari raya nantinyan agar OPD terkait mengkoodinir terkait stok pangan khususnya sembako.
Gubernur Riau Abdul Wahid Tiba di KPK, Langsung Jalani Pemeriksaan Usai OTT di Pekanbaru
Ustaz Abdul Somad Ceramahi Polri di Mabes, Kapolri Sigit: “Kami Dapat Kehormatan Besar”
Dalam ramadahn tahun ini, walaupun pandemi covid-19 sudah menurun, namun kegiatan buka bersama dan acara Open House belum bisa dilaksanakan sesuatu dengan arahan pemerintah pusat. Hanya saja dalam sarafi ramadhan tahun ini diganti dengan Safari Zuhur yang dihadiri langsung Bupati, Sekda serta Kepala Dinas.
Selanjutnya terkait program, atau kegiatan yang dilaksanakan oleh setiap OPD khusus OPD terkait yang melakukan kegiatan lelang, Catur Sugeng pada kesempatan tersebut meminta keterangan sejauh mama perkembangan pembangunan tersebut, agar apa kendala serta hasil yang diinginkan nantinya sesuai dengan yang direncanakan.
Walaupun dalam bulan ramadhan, Catur Sugeng minta agar kegiatan lelang termasuk kegiatan rutin setiap hari menjadi perhatian bersama, tidak ada beda bekerja dalam bulan ramadhan. Kemudian yang penting juga terkait Keuangan, Aset serta dokumen-dokumen lainnya agar terus dimonitor.
Bupati Siak Optimis PT BSP Bangkit Kembali dengan Kolaborasi Bersama BPK Riau
Rumah Besar PWI Harus Dirawat Bersama, Persatuan Lebih Mulia dari Ambisi
Diakhir arahan, Catur menekankan berkenan dengan Infrastruktur agar bagaimana nantinya tercipta program dalam ” Menata Kota membangun Desa”.
Untuk itu dari sisi pemukiman ditata dengan baik. Selanjutnya Berkenaan dengan program Ambulan Desa, harap setelah lebaran dibuat memorial dan menjadi dokumen daerah bahkan nantinya diusulkan dijadikan Rekor Muri, ”pinta Catur.