|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : PE/CNN
"Mana kala ada WNI yang diperlakukan seperti itu, anak bangsa terbelah. Justru ada yang membully, ada juga yang membela," katanya.
Dalam pertemuan itu, Gatot mengaku juga membahas soal isu perpanjangan masa jabatan presiden hingga tiga periode.
Dirinya turut menanggapi saat ditanya kemungkinan bakal maju di Pilpres 2024. Gatot menilai terlalu dini untuk membicarakan pencalonan presiden.
Temui Dirjen Migas, Bupati Siak Bahas Kedaulatan Energi dan Masa Depan PT. BSP
Panitia Temui Menkum dan Kapuspen TNI, Kongres Persatuan PWI Direncanakan 30 Agustus 2025
"Sekarang masih terlalu dini bicara seperti itu. Kita bicara nyelamatin Indonesia dulu, nanti kita lihat," katanya.
Gatot dalam pertemuan membawa dokumen mosi terhadap kudeta konstitusi. Mosi berisi poin permintaan kepada MPR RI untuk terbuka menyerap aspirasi rakyat.