PELALAWAN-- Mantan Pimpred Riau Pos, H Kazzaini KS satu diantara penumpang rombongan aktivis pejuang pencabutan Hak Guna Usaha (HGU) PT TUM di Pulau Mendol, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan mengalami kecelakaan di Jalan tol Serang, Provinsi Banten, Ahad (18/9/2022) pagi kemarin.
Rombongan aktivis ini rencana awalnya akan memperjuangkan agar HGU PT TUM dicabut ke berbagai pihak, seperti DPR RI, Kementerian Agraria dan Tata Ruang BPN, ataupun Kementerian LHK. Namun naasnya,sebelum rombongan sampai tujuan mengalami kecelakaan, ketika melintas di tol Serang, Provinsi Banten.
Dari group WhatsApp pengurus PWI Riau, Informasinya kecelakaan ini terjadi pagi kemarin, begitu rombongan bertolak ke Jakarta dan setelah melewati jalan tol Serang mengalami kecelakaan.
Pencarian Dua Hari Berakhir Duka, Rahmadani Ditemukan Tersangkut di Kerambah
Diskominfo Kampar Dukung Publikasi dan Edukasi Politik Bawaslu
Dari informasinya, rombongan ini bertolak dari Pelalawan menggunakan dua unit mobil, namun satu mobil mengalami kecelakaan dengan kondisi memprihatinkan, yaitu kendaraan yang dikendarai putra Kazzaini, Afif. Kendaraan jenis Sigra warna putih selain ditumpangi oleh Kazzaini Ks, juga Muklis dan Said Abu Sofyan.
Dari informasi yang terus dishare digroup WhatSAPP PWI Riau, Kazzaini diinformasikan mengalami patah tebu pada tangan kirinya, sedangkan Afif yang mengendarai mengalami patah pada jarinya. Sedangkan Said Abu Sofyan kondisi cukup serius, dan harus mengalami cedera berat akibat benturan pada kepala dan menjalani operasi .
Sementara Ketua DPRD Pelalawan Baharudin,SH sangat prihatin dengan musibah yang dialami rombongan. Apalagi mereka ini bertolak ke Jakarta memperjuangkan hak-hak masyarakat Kuala Kampar memakai dana pribadi.
PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
Kabar duka menyelimuti Dunia Pers Nasional, Sekjend PWI Pusat H Zulmansyah Sekedang Wafat Dini Hari Tadi
"Jadi kami dari DPRD ikut prihatin dan kami di DPRD saat ini melakukan penggalangan dana untuk membantu pengobatan bagi mereka. Kita meminta juga kepada para donatur menyisihkan dananya untuk membantu aktivis Kabupaten Pelalawan ini. Informasi yang saya peroleh, Said Abu Sofyan dan Bang Kazzaini alami cedera yang sangat serius," ungkapnya.