|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya | Penulis : Teguh Firmansyah
JAKARTA - Beberapa hari belakangan, masyarakat dihebohkan dengan isu menurunnya kualitas Pertalite yang mengakibatkan BBM jenis ini boros. Kecurigaan ini muncul dengan adanya perbedaan warna Pertalite sebelum dan sesudah harganya dinaikkan. Masyarakat menduga, pemerintah sengaja menurunkan kualitasnya sehingga mudah menguap. Benarkan demikian?
Menurut pakar mesin Institut Teknologi Bandung (ITB) Iman Kartolaksono Reksowardojo, perubahan warna pada Pertalite yang ditemui masyarakat akhir-akhir ini, sama sekali tidak memengaruhi kualitas BBM subsidi tersebut. Dugaan bahwa kualitas Pertalite sekarang menurun dan lebih boros, merupakan penilaian subjektif.
"Pewarna itu tidak ada pengaruhnya (terhadap kualitas BBM). Jika saat ini banyak masyarakat menilai bahwa Pertalite lebih boros, maka penilaian tersebut juga bersifat subjektif," ujarnya lewat keterangan tertulis, Senin (26/9/2022).
Pemkab Siak dan Ombudsman Sepakat Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Pemerintah Pastikan Program MBG Tetap Berjalan, Fokus pada Evaluasi dan Peningkatan Kualitas Gizi
Termasuk, kata ia, jika dikaitkan dengan perubahan warna Pertalite, maka sama sekali tidak bisa dijadikan ukuran, sebab harus ada pembuktiannya secara labolatorium.
"Tidak bisa menilai kualitas BBM hanya dari kebiasaan sehari-hari, karena penilaian tersebut tidak terkontrol," ujarnya.