POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Olahraga

Viral, Efek Gas Air Mata Bikin Mata Merah Seminggu

Senin, 10 Oktober 2022 | 21:03:51 WIB

Editor : Billi P | Penulis : PE/CNN

Viral, Efek Gas Air Mata Bikin Mata Merah Seminggu
 Korban selamat Tragedi Kanjuruhan Raffi Atha Dziaulhamdi (14) matanya memerah usai terkena tembakan gas air mata polisi. (int)

JAKARTA-- Gambar bola mata korban gas air mata di insiden Stadion Kanjuruhan viral. Dalam foto yang beredar, bola mata salah satu korban terlihat sangat merah.

Kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan usai Arema FC kalah 2-3 dari tim tamu, Persebaya Surabaya pada pertandingan Liga 1, Sabtu (1/10) malam WIB. Sebanyak 131 orang tewas usai polisi menembakkan gas air mata ke arah tribun.

Korban tewas berdesak-desakkan untuk menghindari gas air mata tersebut. Di saat yang sama, sejumlah orang yang selamat masih merasakan dampak gas air mata tersebut. 

Baca :

Salah satunya adalah bola mata yang masih memerah. Salah satu netizen membagikan kolase foto mata korban yang merah lantaran terpapar gas air mata adalah akun @nataliamwijanto.

"Sudah seminggu, kondisi mata korban gas air mata di Kanjuruhan masih merah seperti ini," kata akun katanya.

Warganet lain berkomentar pernah terpapar gas air mata, namun tak menimbulkan dampak kepanjangan seperti pada gambar.

Baca :

"2019 pernah kena gas air mata juga tapi nggak selama ini deh, sejam doang beres," tulis akun @death_by_luck.

Dikutip Detik.com, Raffi Atha Dziaulhamdi (14), Aremania yang selamat dari Tragedi Kanjuruhan hingga saat ini matanya memerah akibat tembakan gas air mata.

Pada laga Arema FC kontra Persebaya itu Raffi duduk di tribun 10 atau di selatan. Ia menonton bersama dengan saudara dan teman-temannya pada Sabtu tanggal 1 Oktober 2022.

Baca :

Ia mengaku terkena kepulan asap gas air mata saat tengah berjalan ketika turun dari tribun.

"Kemudian peluit tanda berakhirnya babak kedua dibunyikan. Sekitar 15 menit setelahnya saya turun ke tribun berdiri. Pas jalan, dari aparat menembakkan gas air mata dan saya di kepulan asap itu," ujar Raffi saat ditemui detikJatim di rumahnya Jalan Prof Moh Yamin Kelurahan Sukoharjo, Klojen, Kota Malang, Minggu (9/10/2022).

Jika mengacu pada CDC Amerika Serikat, gas air mata bekerja dengan menyebabkan iritasi pada area kontak misalnya, mata, kulit, hidung dalam beberapa detik setelah terpapar.

Baca :

Namun efek dari paparan gas air mata itu biasanya berumur pendek, antara 15-30 menit setelah orang tersebut menjauh dari sumber asap.

Selain itu tanda dan gejala langsung dari paparan gas air mata menunjukkan mengalami beberapa atau gejala seperti mata iritasi berlebihan, terbakar, penglihatan kabur dan kemerahan.

Selain itu paparan jangka panjang atau paparan zat anti huru hara dosis besar, terutama di tempat tertutup, dapat menyebabkan efek parah seperti kebutaan, glaukoma (sakit mata serius yang bisa berujung kebutaan), kematian karena rasa terbakar di tenggorokan dan paru-paru serta kegagalan pernafasan. 

Baca :

Di sisi lain, Mabes Polri mengakui menembakkan gas air mata kedaluwarsa saat tragedi Kanjuruhan. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan sejumlah gas tersebut telah kedaluwarsa sejak 2021.

"Ya ada beberapa yang diketemukan ya. Yang tahun 2021, ada beberapa ya," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Sealtan, Senin (10/10-2022).

 

Baca :

Sumber: CNNindonesia
 


Pilihan Editor
Berita Lainnya
opini
Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers
Kamis, 1 Januari 2026 | 20:21:00 WIB
nusantara
Dua Ruas Tol Trans Sumatera di Sumbar Masuk PSN Era Prabowo
Selasa, 30 Desember 2025 | 12:02:42 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
1
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB