|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/*
PEKANBARU -- Petinggi Golkar Riau menuding perseteruan yang terjadi selama ini antara Bupati Kepulauan Meranti M Adil dengan Gubernur Riau Syamsuar merupakan bentuk serangan terhadap Ketua DPD I Golkar Riau Syamsuar.
Terkait hal itu Bupati Kepulauan Meranti M Adil angkat bicara mengenai pernyataan Golkar Riau itu. Menurut dia, perseteruan antara dia dengan Gubernur Syamsuar tidak ada sangkut paut dengan Partai Golkar.
"Siapa yang ganggu Ketua DPD Golkar? Enggak ada saya ganggu. Ngapain saya ganggu-ganggu," kata Adil, Kamis (10/11/2022).
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat
Edi Basri Tegaskan Netralitas Pj Gubernur dalam Musprov KONI Riau
Kata mantan anggota DPRD Riau itu, posisi Syamsuar sebagai Gubernur Riau berbeda dengan Ketua DPD I Golkar Riau.
"Gubernur dan Golkar beda. Gubernur punya Riau, kalau Ketua Golkar punya Golkar. Bedakan ya," kata Adil.
Lanjut dia, tudingan yang menyebut dirinya menyerang Ketua DPD Golkar tidak berdasar.
Perebutan Ketua Golkar Riau: Antara Loyalitas Kader dan Kepentingan Politik
Dukung Penguatan Media Siber, KH. Ma’ruf Amin Bersedia Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI
"Orang tidak tahu itu. Kalau katanya saya ganggu ketua Golkar suruh belajar aja dia dulu. Suruh berguru dulu," kata Adil.
Sebelumnya, Sekretaris DPD I Golkar Riau Indra Gunawan Eet mengingatkan agar Bupati Kepulauan Meranti M Adil tidak bermain-main dalam hal ini. Sebab, kata dia, menyerang Syamsuar sama saja menjatuhkan marwah Golkar.
Perseteruan Adil dengan Syamsuar sudah terjadi beberapa kali. Yakni pertama saat Adil menyatakan diri untuk maju Pilgubri, dan menyenggol Syamsuar yang menurutnya Gubernur tidak memperhatikan Meranti.
Subuh Mencekam, Gajah Liar Masuk Pemukiman Serang Anak 8 Tahun
HPN 2026 di Banten, Ketum PWI: Momentum Dorong Ekonomi dan Pembangunan
Kemudian, terkait kunjungan Gubernur Syamsuar ke Meranti yang dibatalkan karena disebut-sebut ditolak Bupati Adil. Dan yang terbaru, Adil tidak menghadiri Rakor Gubernur bersama kepala daerah dan Camat, dan melarang Camat untuk menghadiri agenda tersebut. Adil mengatakan dirinya tak hadir karena itu hanya acara Gubernur Syamsuar.
"Sudah beberapa kali dia (M Adil) menyerang pak Gubernur, kami ingatkan dengan tegas sekali lagi, jangan ganggu ketua kami, jangan ganggu pak Gubenur. Jangan mencemarkan nama baik dan marwah pak Syamsuar, jangan main-main," tegas Eet.
Mantan Ketua DPRD Riau ini meminta Adil untuk tidak menggunakan cara-cara politik yang kasar dan buruk, dan membuat masyarakat bingung. "Kerja saja yang benar. Pak Gubernur lagi sibuk ngurus masyarakat, jangan dicoreng namanya seolah-olah pak Gubernur yang salah. Pemilu masih panjang bro. Jangan gunakan cara cara kotor seperti ini," tukas Eet.
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Terima Audiensi Mahasiswa Fisip UNRI, Bahas Beasiswa dan Berbagai Isu
Raja Isyam Tegaskan Tidak Akui Seleksi Anggota Versi ‘Plt Ketua’
Ia mengatakan, pihaknya akan mengawal dan menjaga marwah gubernur Riau, dan tak ingin ada pihak lain yang mencoba menjatuhkan.