PEKANBARU - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru akan lebih memperketat pengawasan dan mekanisme perizinan obat, di Provinsi Riau.
Selain itu, BPOM Pekanbaru juga akan melakukan Bimtek atau sosialisasi terkait pendaftaran izin edar serta pembentukan fasilitator. Selanjutnya, juga akan melakukan koordinasi dengan tim penerima sampel BBPOM di Pekanbaru untuk dilakukan penugasan/ lembur diluar hari kerja.
Kemudian, juga akan berkomunikasi dengan PPPOMN BPOM dan melakukan benchmarking ke Laboratorium Forensik Riau.
Besok, PWI Riau Gelar Laga Persahabatan Tenis Meja Bersama SKK Migas Sumbagut dan EMP
"402 Rumah Sakit Angker Korea" Gelar Gala Premiere, Siap Tebar Teror di Bioskop Mulai 9 Juli
Langkah ini dilakukan setelah adanya kesepakatan yang didapat dari kegiatan Forum Konsultasi Publik, yang digelar disalah satu hotel di Pekanbaru, Senin (14/11/2022).
"Forum konsultasi publik ini digelar untuk memperoleh pemahaman dan solusi, antara penyelenggara dan masyarakat memperoleh kebijakan yang efektif dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik," kata Kepala BBPOM Pekanbaru Yosef Dwi Irwan.