|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/DL
PEKANBARU - Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Mohammad Iqbal menegaskan akan melakukan penjagaan keamanan untuk masyarakat dengan dengan maksimal.
Dikatakan Kapolda Iqbal, sebanyak 3.063 personel gabungan telah diterjunkan untuk melaksanakan kegiatan Operasi Lilin Tahun 2022.
“Dari pihak kepolisian ya kita melaksanakan operasi lilin untuk pelayanan dan pengamanan di dalam momentum natal dan malam pergantian tahun,” ucapnya di Pekanbaru, Sabtu (24/12/2022).
SKK Migas Sumbagut Terima Kunjungan PWI Riau, Perkuat Sinergi Sektor Migas dan Pers
304 Ekor Hewan Ternak di Riau Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, Inhu Terbanyak 143 Kasus
Dijelaskan dia, lebih dari 30 pospam dan pos pelayanan disebar di seluruh pelosok Provinsi Riau dan tentunya titik-titik pos tersebut dikategorikan strategis untuk mencegah rawannya aksi kejahatan.
“Baik itu rawan kemacetan, kecelakaan, dan juga gangguan keamanan dari skala kecil tindak pidana konvensional sampai ke strata yang paling tinggi yaitu aksi teror,” jelasnya.
Dikatakan Mantan Kapolda NTB itu, pihaknya bersama TNI dan seluruh stakeholder serta semua elemen masyarakat akan terus bekerja sama dengan maksimal dalam melakukan upaya-upaya pre-emtif dan preventif.
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
“Kita akan bekerja maksimal dengan seluruh stakeholder dan semua elemen masyarakat untuk melakukan upaya-upaya pre-emtif dan preventif dan juga melakukan penegakan hukum bagi pelaku-pelaku yang ingin melakukan aksinya,” tegasnya.
Kapolda Iqbal mengimbau, masyarakat yang merayakan natal untuk fokus beribadah. Untuk personel yang bertugas, kata dia, akan maksimal melakukan pelayanan dan pengamanan.
“Saya mewakili teman-teman dari TNI juga mengimbau agar semua masyarakat di Provinsi Riau untuk lebih menahan diri pada malam pergantian tahun. Tidak perlu juga terlalu hura-hura apalagi kebutan-kebutan, pestapora atau nanti mengkonsumsi hal-hal yang tidak diinginkan (narkoba). Karena nanti akan berurusan dengan penegak hukum. Prinsipnya kami akan maksimal menjaga,” himbaunya.
Jejak Pengabdian Hawk 109/209 di Riau Berlanjut ke Pontianak
Pasca Kantor Bupati Inhil Terbakar, Anggota DPRD Riau Minta PLN Upgrade Instalasi
Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar juga mengatakan, bahwa Nataru tahun ini tidak ada lagi pembatasan seperti tahun sebelumnya. Ia juga menambahkan, masyarakat tetap melakukan hal positif saat pergantian tahun baru.
“Sampai saat ini tidak ada pembatasan lagi, tapi yang jelas kita memang tidak harapkan terjadi hal yang tidak dinginkan,” ujar Gubri Syamsuar.
Pasokan Beras Aman
Kasus SPPD Diduga Fiktif DPRD Riau Akan Digelar di Mabes Polri
Harga Emas Antam Longsor di Akhir Pekan, Cek Daftar Lengkapnya
Pada kesempatan yang sama, Kepala Perum Bulog Kanwil Riau-Kepri, Basirun menerangkan ketersediaan beras di gudang Bulog saat ini ada sebanyak 7.520 ton.
“Jadi stok saat ini, 7.520 ton. Bulan Desember ini minggu depan itu sudah mulai datang penambahan stok CPP dari luar negeri 9.800 ton. Artinya di akhir tahun nanti kita bisa masok 17.000 ton,” terangnya.
Lebih lanjut, dirinya menjamin bahwa stok tersebut aman untuk tiga hingga empat bulan kedepan. Hal itu dikarenakan pengeluaran beras perbulan sebanyak 4.000 sampai 4.500 ton beras.
Bikin Geger Sepak Bola Asia! PSSI Percayakan Timnas Garuda ke Pelatih Penakluk Piala Dunia
Riau Jadi Simpul Utama Tol Trans Sumatera, Tiga Ruas Masuk PSN Pemerintahan Prabowo
“Pengeluaran kami per bulan itu antara 4000 sampai 4.500 Ton. Jadi 3 sampai 4 bulan ke depan itu masih cukup aman. Distribusi kita seperti biasa kita punya kerja sama dengan toko-toko di pasar-pasar, kemudian juga dengan agen-agen RPK," pungkasnya.