|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/DL
PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Brigjen TNI (purn) Edy Natar Nasution menegaskan angka stunting di Riau saat ini tercatat 17 persen. Mengalami penurunan sebanyak lima persen dari tahun sebelumnya.
Hal ini disampaikan Wagubri dalam pertemuan dengan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Riau di Rumah Dinas Wakil Gubernur Riau, Jalan Sisingamangaraja, Kota Pekanbaru, Kamis (26/01/2023).
“Upaya yang kita lakukan selama ini alhamdulillah telah membuahkan hasil. Kalau tadi disampaikan pada tahun 2021 angka stunting kita itu berada di 22,3 persen, sekarang kita berada di 17 persen. Dan kita berharap tentu pelaksanaan ini bisa lebih terkoordinasi lagi,” jelasnya.
Dana Daerah Dipangkas Pusat, Bupati Afni Tetap Optimis Siak Bangkit
Penertiban di Bandara IWIP Berbuah Hasil, Warga China Ditangkap saat Bawa Mineral Ilegal
Penyelesaian penurunan stunting, ucap Edy Natar, tidak bisa hanya dilakukan oleh pihak pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah saja. Namun, membutuhkan pendekatan-pendekatan dari setiap lintas unsur seperti pihak swasta dan akademisi.
“Oleh karena itulah penyelesaian penurunan stunting ini tidak bisa hanya diserahkan kepada pihak pemerintah semata. Karena membutuhkan pendekatan-pendekatan pentahelix. Jadi lintas semua lintas unsur yang ada, baik kita dari pemerintah dari swasta maupun akademisi semua, kita harus melibatkan,” ungkapnya.