|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya | Penulis : Antarariau
PEKANBARU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat, lima kabupaten/kota di Provinsi Riau sudah terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Untuk itu, pemerintah Provinsi Riau mendorong daerah yang terjadi Karhutla supaya segera menetapkan status siaga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M Edy Afrizal mengatakan, langkah ini perlu dilakukan sebagai upaya penguatan strategi pengendalian Karhutla. Sehingga meminimalisasi korban jiwa dan kerugian materil.
"Pemrov Riau memerlukan penetapan status siaga sebagai pedoman bagi daerah yang akan menetapkan status kesiapsiagaan karhutla dengan parameter-parameter yang terukur," sebut Edy Afrizal, di Pekanbaru, Minggu (13/2/2023) dikutip dari Antarariau.com.
SKK Migas Sumbagut Terima Kunjungan PWI Riau, Perkuat Sinergi Sektor Migas dan Pers
Terbongkar! 9 Data di Ijazah Jokowi Diminta Dibuka ke Publik
Edy menambahkan, kalau pemerintah kabupaten/kota di Riau sudah menetapkan status siaga, baru bisa menjadi dasar untuk menentukan kebijakan dan langkah strategis. Terutama dalam melakukan upaya-upaya pengendalian karhutla di daerah.
Ia menyebutkan, tingkat kesiapsiagaan ini juga dapat dijadikan sebagai sumber informasi bagi masyarakat. Serta tentang kondisi cuaca dan perubahan kondisi lingkungan akibat kemarau panjang,
"Akan tetapi untuk penetapan status siaga darurat Karhutla tingkat provinsi Riau baru bisa ditetapkan jika sudah ada dua kabupaten kota yang lebih dahulu menetapkan status siaga," sebut Edy.
304 Ekor Hewan Ternak di Riau Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, Inhu Terbanyak 143 Kasus
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
Maka itu ia mengimbau daerah yang sudah menemukan terjadi Karhutla, agar segera menetapkan status siaga tersebut.
"Kini sudah empat daerah di Riau yang sudah menemukan Karhutla yakni di Kota Dumai seluas 1 hektare, di Kabupaten Bengkalis 3,58 hektare, dan di Kabupaten di Siak seluas 0,1 hektare," katanya.
Selain itu, katanya menyebutkan kebakaran lahan juga terjadi di Pekanbaru dengan luas lahan terbakar mencapai 6,5 hektare menjadi lahan terluas terbakar saat ini. Kemudian di Kabupaten Kampar seluas 0,75 hektare.
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
Rapat Koordinasi HPN 2026, Pemprov Banten dan Panitia Mensinergikan Peran
Sementara sembilan daerah lain di Riau masih belum ada titik kebakaran lahan."Temuan titik Karhutla tersebut menjadi peringatan bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan apalagi saat ini Riau mulai masuk musim kemarau," sebut Edy. (*)