|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA-- Nilai tukar rupiah dibuka berada di posisi Rp15.112 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Rabu (12/7) pagi. Mata uang Garuda menguat 41 poin atau 0,27 persen dari posisi sebelumnya.
Mayoritas mata uang di kawasan Asia turut bergerak di zona hijau. Tercatat rupee India menguat 0,25 persen, baht Thailand 0,3 persen, peso Filipina 0,45 persen, dan dolar Singapura 0,22 persen.
Lalu, yuan China dan dan yen Jepang masing-masing menguat 0,32 persen dan 0,63 persen. Sedangkan, dolar Hong melemah 0,01 persen dan won Korea Selatan stagnan.
Dugaan SPPD Fiktif di PUPR Pelalawan Menguat, Negara Berpotensi Rugi Rp270 Juta
Nilai Tukar Rupiah Melemah Rp16.771 per Dolar AS
Sementara, mata uang utama negara maju kompak menguat. Euro Eropa menguat 0,16 persen, poundsterling Inggris 0,2 persen, franc Swiss 0,14 persen, dolar Kanada menguat 0,14 persen, dan dolar Australia 0,49 persen.
Analis PT Sinarmas Futures Ariston Tjendra memproyeksi rupiah menguat terhadap dolar AS hari ini. Menurutnya, ekspektasi kebijakan suku bunga tinggi di AS akan segera berakhir.
Ekspektasi ini muncul karena data inflasi AS dalam tren turun dan malam ini data inflasi konsumen AS Juni diperkirakan turun ke level 3,1 persen dari sebelumnya 4 persen yoy.
Jaket Desain Khusus Bupati Siak Terjual Rp8 Juta, Donasi Korban Bencana Sumatera Tembus Miliaran Rupiah
Rupiah Ditutup Sore Tadi Dilevel Rp16.648
"Indeks dolar AS juga terlihat mengalami penurunan ke arah level terendah Mei 2023 di sekitar 101. Tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga terlihat turun ke bawah 4 persen," imbuh Ariston kepada CNNIndonesia.com.
Ariston pun memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp15.100 sampai Rp15.180 per dolar AS pada hari ini.
Sumber: CNNindonesia