POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Riau

BKSDA Giring Kawanan Gajah Liar di Rumbai ke Tahura Minas

Senin, 17 Juli 2023 | 20:20:15 WIB

Penulis : Heru

BKSDA Giring Kawanan Gajah Liar di Rumbai ke Tahura Minas
Seekor gajah jinak digunakan untuk menggiring kawanan gajah liar ke kawasan hutan Tahura yanng jauh dari pemukiman penduduk. (Foto: BKSDA)

PEKANBARU - Belasan ekor gajah yang sempat membuat panik warga Kelurahan Maharani dan Kelurahan Rantau Panjang, Kota Pekanbaru, berhasil digiring ke kawasan Tahura, Minas yang jauh dari perkampungan penduduk dan perkebunan.  

"Kawanan gajah saat ini sudah berada di Tahura, Minas," kata Kepala Bidang Wilayah II BKSDA Riau Mustafa Nazura, Senin (17/7).

Mustafa menjelaskan, proses penggiringan dilakukan petugas dengan cara menyalakan mercun agar kawanan gajah menjauhi kebun dan pemukiman warga.

Baca :

"Gajah diusir dengan menyalakan mercun hingga mengarah ke Tahura," ungkap Mustafa.

Sebelumnya diinformasikan bahwa warga mulai resah kehadiran kelompok gajah liar merusak tanaman di kebun mereka. Selain menyasar tanaman warga, kawanan gajah itu dilaporkan juga merusak dua rumah warga.

Edi Martop salah satu warga yang tanaman ubi, pisang dan pepaya dirusak mengatakan, kawanan gajah itu merusak 30 hektar tanaman.

Baca :

Menurut Edi, puluhan hektar tanaman yang dirusak gajah berada di dua kelurahan. Bahkan lanjut Edi, kawanan gajah itu juga merusak tanaman warga di sekitar TPU Tengku Mahmud.

Pria 50 tahun ini mengatakan, kawanan gajah itu sudah muncul sejak Jumat (7/7) lalu, namun belum ada tindakan pihak terkait. "Kami sudah melaporkannya ke RT, Lurah hingga Polisi kehutanan," aku Edi.

Menurut pengamatan pihaknya, jumlah kawanan gajah totalnya 11 ekor. Empat diantaranya sudah dewasa.

Baca :

"Tolong Pak, gajah rusak tanaman kami. Tak mungkin kami tembak atau bunuh, kan salah," kata Edi seperti dikutip riaugoid.

Selain tanaman sejauh ini aku Edi, sudah ada dua rumah warga yang dirusak. "Dua rumah itu tetangga. Kalau saya tanaman yang dirusak," ujar Edi.

Sejak kemunculan gajah, warga setempat tidak dapat tidur nyenyak dan berusaha mengusir kawanan gajah dengan menyalakan api.

Baca :

"Kalau tanaman kami dirusak, apa yang kami jual untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga kami," kata Edi.

Kabid Perlindungan Hutan BKSDA Riau Ujang H mengatakan, terima kasih atas informasinya.

"Sejak tanggal 7 Juli 2023 sudah berupaya menurun tim mitigasi. Sampai hari ini tim masih berupaya melakukan penghalauan di lokasi," ungkapnya.  (*)

Baca :


Pilihan Editor
Berita Lainnya
wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
mancanegara
Trump Ancam Iran, AS Siap Bertindak Jika Demonstran Dibunuh
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:48:00 WIB
pasar
Harga Emas Antam Longsor di Akhir Pekan, Cek Daftar Lengkapnya
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:36:49 WIB
opini
Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers
Kamis, 1 Januari 2026 | 20:21:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB