|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Drs. H. Syamsuar MSi, sangat menginginkan agar setiap anak sekolah dan anak muda di Riau memiliki keahlian (skill) yang dapat membantu mereka bersaing di dunia kerja. Menurutnya, hanya memiliki ijazah saja tidak cukup untuk menentukan kesuksesan seseorang dalam mencari pekerjaan.
Gubri menyampaikan hal ini saat melakukan kunjungan kerja di SMKN 5 Mandau, Kabupaten Bengkalis, pekan lalu. "Kita ingin seluruh anak sekolah dan anak muda di Riau memiliki keahlian untuk dapat bekerja, dan tidak hanya mengandalkan ijazah belaka. Apalagi pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi," ungkap Gubri.
Riau juga telah menjadi percontohan di Indonesia dalam bidang pendidikan vokasi dengan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 6 tahun 2022 tentang Penguatan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Melalui Kemitraan dengan Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja.
KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Diduga Terkait Kasus Korupsi Gubernur Nonaktif Abdul Wahid
KPK Tetapkan Gubri Wahid, Kadis PUPR Riau dan Tenaga Ahli Jadi Tersangka
Gubri menekankan bahwa dengan fokus pada suatu bidang keahlian, akan lebih efektif untuk mengidentifikasi bakat dan minat anak, sehingga keahlian tersebut dapat dikembangkan lebih dalam dan memberikan dampak positif ketika memasuki dunia kerja.
Menurut Gubri, pendidikan vokasi juga merupakan solusi untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten, berdaya saing, dan siap bekerja secara profesional. Pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menghasilkan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan oleh industri, dunia usaha, dan dunia kerja, bahkan dapat menciptakan lapangan kerja baru.
Gubri berpendapat bahwa tanpa kemampuan, kompetensi, dan keahlian di bidang tertentu, seseorang akan kesulitan mencari pekerjaan, terutama saat ini ketika banyak perusahaan membuka kesempatan kerja dengan tingkat persaingan yang tinggi.
Gubri Apresiasi Ajang Anugerah Media Siber Indonesia SMSI Riau; Ini Motivasi dan Refleksi bagi Penerima
Komnas HAM Bongkar Fakta Mengejutkan di Tesso Nilo di Riau
"Dulu, ijazah memang sangat penting. Namun, zaman sekarang berbeda, tidak lagi seperti dulu," tegasnya.
Gubri berharap agar kualitas dan mutu pendidikan di Provinsi Riau semakin meningkat. Ia juga mengimbau sekolah-sekolah untuk menerapkan pendidikan vokasi sebagai bagian dari persiapan anak-anak untuk menghadapi dunia kerja. "Saat ini, ijazah saja tidak cukup untuk menentukan kesuksesan mereka dalam mencari pekerjaan," tambahnya. (*)