|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : VOA
JAKARTA - Organisasi penyelenggara kontes kecantikan internasional, Miss Universe Organization, telah mengambil tindakan tegas setelah muncul tuduhan pelecehan seksual yang dialamatkan kepada perusahaan pemegang lisensi Miss Universe di Indonesia. Kontes tersebut juga telah dibatalkan di Malaysia.
Dalam sebuah pernyataan melalui email pada Sabtu (12/8), Miss Universe Organization yang berbasis di Amerika Serikat menyatakan bahwa mereka telah memutuskan hubungan dengan PT Capella Swastika Karya dan direktur perusahaan tersebut, Poppy Capella. Poppy Capella juga merupakan pemegang lisensi penyelenggaraan Miss Universe Malaysia.
Tuduhan pelecehan seksual muncul setelah enam kontestan Miss Universe Indonesia melaporkan kepada pihak berwenang bahwa mereka mengalami situasi tidak pantas selama tahap "body check", di mana mereka diminta untuk menanggalkan pakaian. Pengacara para kontestan ini telah mengajukan laporan kepada polisi pada Selasa (8/8).
Perkuat Pelayaran Maritim : Aditya Muhammad Bintang Dukung Pertamina PIS Dalam Inovasi Energi Menuju Nol Zero Emission
Menuju Zero Emission, PHR Teken MOU Rencana Pemanfaatan Gas Suar
Dalam tanggapannya, Miss Universe Organization menyatakan bahwa tindakan perusahaan pemegang lisensi tersebut tidak sesuai dengan standar merek, etika, dan pedoman yang telah ditetapkan. Mereka menegaskan bahwa menciptakan lingkungan yang aman bagi semua peserta adalah prioritas utama mereka.
Polda Metro Jaya, kepolisian setempat, masih belum memberikan komentar resmi terkait tuduhan ini. Namun, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Trunoyudo Wisnu Andiko, telah mengkonfirmasi bahwa laporan akan segera diselidiki.
Melalui sebuah pernyataan di akun Instagramnya, Poppy Capella membantah terlibat dalam atau mengetahui adanya pelecehan seksual yang dilaporkan. Dia menegaskan bahwa sebagai direktur internasional dan pemegang izin Miss Universe Indonesia, dia tidak pernah memerintahkan atau mengizinkan tindakan pelecehan semacam itu selama proses penyelenggaraan Miss Universe 2023.
Kontes Miss Universe di Jakarta awalnya diadakan untuk memilih perwakilan Indonesia yang akan berkompetisi dalam ajang Miss Universe tahunan di El Salvador pada akhir tahun ini.
Miss Universe Organization juga telah menegaskan niat mereka untuk mengevaluasi kebijakan dan prosedur mereka guna mencegah insiden serupa di masa depan. Mereka juga menekankan bahwa tidak ada persyaratan pengukuran tubuh atau dimensi tertentu yang diperlukan untuk berpartisipasi dalam kontes kecantikan di seluruh dunia. (*)
Sumber: VOA