|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA - OpenAI, yang memperkenalkan ChatGPT pada tahun lalu, sedang aktif mencari individu berbakat untuk bergabung dengan timnya. Salah satu pemimpin OpenAI telah memberikan gambaran menyeluruh tentang peran yang sedang tersedia dan keterampilan yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.
Jan Leike, Kepala Superalignment di OpenAI, telah mengungkapkan dalam sebuah diskusi di acara "The 80.000 Hours Podcast" bahwa saat ini ada beberapa posisi berorientasi penelitian yang terbuka di perusahaan ini. Leike mengklarifikasi bahwa OpenAI sedang mencari teknisi riset, ilmuwan, dan manajer riset. Ia mengatakan, "Mungkin akan ada setidaknya 10 posisi yang tersedia sebelum akhir tahun, bahkan mungkin lebih pada tahun-tahun berikutnya."
Leike menegaskan bahwa peluang ini terbuka bagi kandidat yang memiliki pemahaman yang kuat tentang pemrograman, pengetahuan tentang pembelajaran mesin, dan kemampuan berpikir kritis yang baik. Selain itu, ia menyatakan bahwa komitmen yang tulus terhadap kemajuan keamanan kecerdasan buatan (AI) juga menjadi salah satu persyaratan.
Bupati Siak Ingatkan OPD Komit Kinerja yang Terukur Berbasis Performa dan Terbuka
Izin Dibekukan, Bareskrim Bersiap Proses Pidana 28 Perusahaan Perusak Lingkungan
Dalam tim superalignment OpenAI, teknisi riset akan bertugas merancang dan melaksanakan eksperimen yang kompleks untuk riset keamanan. Yang menarik adalah gaji untuk posisi ini cukup besar, berkisar antara 245 ribu dolar AS (sekitar Rp 3,8 miliar) hingga 450 ribu dolar AS (sekitar Rp 6,8 miliar) per tahun. Ada juga beberapa kompensasi tambahan yang bisa ditemukan oleh calon pelamar di halaman karier OpenAI. Meskipun gaji untuk peran lain belum diumumkan, namun juga diharapkan cukup tinggi.
Tugas seorang teknisi riset akan meliputi penyusunan kode untuk pelatihan mesin, pengelolaan dataset eksperimental, dan pemecahan masalah yang muncul. Leike menekankan bahwa latar belakang dalam keamanan AI atau gelar PhD dalam pembelajaran mesin bukanlah persyaratan mutlak. Lebih penting lagi, calon harus memiliki kemampuan untuk mengembangkan model pembelajaran mesin secara efektif.
Baik untuk teknisi riset maupun ilmuwan, Leike menekankan pentingnya berpikir kritis, mengajukan pertanyaan yang signifikan, dan memiliki rasa ingin tahu tentang dunia dan teknologi yang sedang dikembangkan oleh OpenAI. Untuk posisi manajer riset, yang akan berhubungan dengan teknisi riset dan ilmuwan, gaji berkisar antara 420 ribu dolar AS (sekitar Rp 6,4 miliar) hingga 500 ribu dolar AS (sekitar Rp 7,6 miliar) per tahun.
Dari London, Prabowo Kawal Langsung Penertiban Kawasan Hutan
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Lingkungan
Pekerjaan ini mengharuskan pelamar memiliki kombinasi pengalaman manajemen dan keterampilan dalam pembelajaran mesin. Mereka harus memiliki pengalaman memimpin tim riset dalam perusahaan pembelajaran mesin dan berkontribusi pada proyek-proyek model bahasa yang besar. *
Sumber: Republika