|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA - Jet tempur Turki melancarkan 20 sasaran di markas PKK atau Partai Pekerja Kurdistan di Irak Utara. Serangan bom bunuh diri Turki diluncurkan hanya beberapa jam setelah ledakan fatal yang terjadi di Kementerian Dalam Negeri Turki pada Minggu, 1 Oktober 2023.
Kementerian Pertahanan Nasional Turki menyataan pesawat tempur melancarkan serangan udara di wilayah Metina, Hakurk, Kandil, dan Gara pada pukul 9 malam waktu setempat. Serangan itu menghancurkan gua, bunker, tempat berlindung dan gudang yang digunakan oleh PKK.
Dalam pernyataannya, Markas Besar Komando Pusat Pertahanan Rakyat PKK mengaku bertanggung jawab terhadap bom bunuh diri di Turki. PKK mengklaim serangan tersebut sebagai pembalasan terhadap “pengabaian terhadap hak asasi manusia, praktik tidak manusiawi dan kebijakan isolasi di penjara Turki dan Kurdi, penggunaan senjata kimia terhadap pasukan gerilya KPP, ekosida di Kurdistan, dan penindasan terhadap rakyat Kurdi.”
Megawati Hangestri Menapaki Jejak Baru di Liga Voli Turki
Garuda Siap Tempur Lawan China, Tiket Piala Dunia Jadi Taruhan
Pelaku bom bunuh diri tewas di tempat kejadian, sementara seorang lainnya tewas ditembak petugas. Dalam serangan bom bunuh diri Turki itu, dua petugas juga terluka namun kondisinya stabil.
Menteri Kehakiman Yilmaz Tunc mengatakan penyelidikan telah dilakukan atas insiden tersebut. “Serangan-serangan ini sama sekali tidak akan menghalangi perjuangan Turki melawan terorisme,” kata Tunc pada media sosial X, yang sebelumnya bernama Twitter. “Perjuangan kami melawan terorisme akan terus berlanjut dengan lebih gigih.”