|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE/DL
“Program kerja sama ini adalah bagaimana industri migas bisa berjalan beriringan dengan program konservasi. Ini sekaligus wujud komitmen PT Pertamina Hulu Rokan terhadap konservasi satwa dan lingkungan khususnya penyelamatan habitat gajah khususnya pada homerange di sekitar wilayah kerja rokan,” ucap Pinto.
Selain konservasi gajah, PHR juga menjalankan sejumlah program tanggung jawab sosial (TJSL) bidang lingkungan dan keanekaragaman hayati seperti bank sampah, konservasi gambut, konservasi mangrove, air bersih dan taman keanekaragaman hayati serta program mitigasi konflik antara gajah dan masyarakat.
“Kami adakan program penanaman agroforestry serta aplikasi teknologi untuk konservasi satwa liar seperti pemasangan GPS collar dan juga teknologi lainnya yang bekerja sama dengan Rimba Satwa Foundation. Di tahun ini kami juga ingin mendukung konservasi multi spesies yang kaitannya dengan konservasi satwa dilindungi seperti harimau Sumatra dan juga lutung,” jelasnya.
Edi Basri Tegaskan Netralitas Pj Gubernur dalam Musprov KONI Riau
Dukung Penguatan Media Siber, KH. Ma’ruf Amin Bersedia Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI
Pinto berharap program kerja sama ini dapat memberikan nilai tambah dalam melestarikan keanekaragaman hayati dan lingkungan secara berkesinambungan. “Kami apresiasi kerja sama yang baik ini kepada Balai Besar KSDA Riau, KLHK, pemerintah daerah dan mitra pelaksana UMRI. Apa yang kita berikan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kegiatan konservasi gajah,” ujarnya.
Kepala Balai Besar KSDA Riau Genman Suhefti Hasibuan mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas komitmen PHR dalam mendukung konservasi gajah Sumatra dan lingkungan. “Semoga apa yang diserahterimakan hari ini bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan dan pelestarian keaneragaman hayati, sehingga dukungan dari PT PHR ini bisa memberikan dampak positif terhadap upaya konservasi keanekaragaman hayati di Riau,” jelasnya.