|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : republika
GAZA - Militer Israel dilaporkan meluncurkan serangan udara di Jalur Gaza dan membuat dua orang yang berasal dari Hamas tewas pada Jumat (3/5). Selain itu, dua warga sipil Palestina juga tewas akibat bentrokan yang terjadi di wilayah perbatasan.
Militer Israel mengatakan, sekitar 5.200 warga Palestina melakukan aksi unjuk rasa di sepanjang perbatasan. Mereka menuntut diakhirinya blokade yang dilakukan oleh Israel dan Mesir.
Selain itu, warga Palestina juga meminta hak kembali ke tanah mereka yang dijajah menyusul didirikannya Israel pada 1948. Pada akhir Maret tahun lalu, aksi protes yang dikenal sebagai Great March of Return telah menewaskan 200 warga Palestina akibat bentrokan dengan pasukan keamanan Israel.
Suhu Udara Siang Hari di Riau Panas, BMKG: Bisa Capai 36 Derajat Celcius
Ratusan Lembaga Budaya di Belanda dan Belgia Kompak Boikot Israel!
Hingga saat ini, sekitar dua juta warga Palestina yang tinggal di Gaza menderita akibat blokade ekonomi yang dilakukan Israel dan Mesir. Selain itu, dipotongnya bantuan asing baru-baru ini membuat angka pengangguran di wilayah itu menjadi 52 persen.
Israel mengatakan, blokade diperlukan untuk menghentikan serangan Hamas. Selama ini, kelompok itu telah berperang melawan Israel dalam tiga dekade terakhir.