|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
"Dolar AS yang masih melemah menyusul serangkaian data ekonomi yang lebih lemah dari AS," imbuh Lukman.
Lukman juga mengatakan investor masih mencermati langkah bank sentral AS (The Fed) yang disinyalir bakal melonggarkan kebijakan moneternya.
Sumber:CNNindonesia