|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Yayuk Widiyarti
JAKARTA - Gangguan penglihatan biasa terjadi seiring usia. Contohnya butuh kacamata baca saat memasuki usia paruh baya. Tapi, tak semua perubahan penglihatan terjadi terkait usia, sebagian bisa menyebabkan kerusakan mata permanen bila tak ditangani dengan benar.
"Penting untuk tak menganggap perubahan penglihatan itu normal, bagian yang tak bisa dihindari karena usia," ujar dokter mata Carl Danzig yang juga direktur Vitreo-Retinal Services di Rand Eye Institute di Deerfield Beach, Florida, kepada HuffPost.
Berkurangnya ketajaman penglihatan wajar saja terkait usia tapi ada juga masalah mata dan penyakit lain yang bisa berkembang pada lansia.
Potensi Gangguan Orang Asing, Isu Aktual Dibahas di Rapat Timpora Pelalawan
5 Ciri- ciri Sperma yang Sehat dan Berkualitas untuk Pembuahan
"Penuaan meningkatkan risiko berkembangnya masalah mata yang bisa menyebabkan kehilangan penglihatan," kata Dr. Thomas Patrianakos, dokter mata di Cook County Health di Chicago. "Pemeriksaan mata lengkap membuat dokter lebih memahami kondisi retina dan saraf optik sehingga mereka bisa mengidentifikasi masalah-masalah potensial dan turun tangan sedini mungkin."
Mata buram tiba-tiba
Perubahan penglihatan terjadi perlahan sepanjang waktu tapi jika tiba-tiba mata buram, waspadalah. Bisa jadi itu gejala degenerasi makula terkait usia (AMD) yang biasa dialami orang berumur 60 tahun ke atas dan bisa menyebabkan kehilangan penglihatan jika tidak ditangani.
Titik buta di tengah mata
Titik buta atau skotoma termasuk gejala AMD. Salah satu jenisnya, AMD kering, bisa jadi pemicu akibat gangguan sel-sel di makula.