|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE/DL
"Untuk pembongkaran paksa itu pasti ada mekanismenya, perlu juga koordinasi dengan pihak lain yang terkait dengan pemasangan baliho. Tidak bisa hanya main bongkar saja," cetus JC lagi.
Dilain sisi JC juga mengingatkan kepada para Caleg dan tim suksesnya untuk sama-sama saling menghargai. Ini menurutnya sangat penting untuk menjaga suhu politik di Kabupaten Rokan Hilir supaya tetap aman dan damai.
"Jangan karena masalah begini, membuat masyarakat kita menjadi hilang kepercayaan. Kita semua punya tanggung jawab yang sama untuk menciptakan suasana aman, nyaman dan damai," jelas JC.
Formappi: KPU Jadi Penyebab 211 Anggota DPR Tak Ungkap Pendidikan
Berakhirnya Kisruh di PWI, Harapan Baru dengan Kepemimpinan Zulmansyah Sekedang
Untuk diketahui, saat ini kisruh baliho di Kabupaten Rokan Hilir terjadi antara dua Caleg yang berbeda yakni Hj Rusmanita caleg DPRD Provinsi Riau dari Partai Nasdem dengan Caleg dari Partai Golkar yang disebut-sebut anak Bupati Rokan Hilir.
Baliho Caleg Rusmanita tiba-tiba dibongkar oleh Satpol PP Kabupoaten Rokan Hilir meskipun sudah mengantongi izin dan melunasi pajaknya. Kemudian dititik yang sama diganti dengan Caleg dari Partai Golkar (anak bupati-red).*